LOMBOK TIMUR — Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal meresmikan Gedung Perpustakaan Kantor Desa Danger, Kabupaten Lombok Timur, Minggu (18/1), sekaligus menyatakan komitmennya menyumbangkan 100 buku untuk mendukung peningkatan literasi anak-anak desa setempat.
Gubernur menegaskan bahwa nilai utama sebuah bangunan bukan terletak pada kemegahannya, melainkan pada manfaat nyata bagi masyarakat.
“Yang terpenting dari sebuah bangunan bukanlah megahnya, tetapi niat dan manfaatnya bagi masyarakat. Karena itu, perpustakaan ini harus benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan literasi anak-anak. Insya Allah, saya akan menyumbangkan 100 buku untuk anak-anak dan membantu sarana pendukung agar tempat ini menjadi ruang belajar yang nyaman,” ujar Gubernur.
Selain sebagai pusat literasi, Gubernur berharap perpustakaan tersebut dapat dimanfaatkan kader Posyandu sebagai ruang sosialisasi dan edukasi masyarakat. Pemerintah Provinsi NTB, lanjutnya, akan membantu melengkapi fasilitas sederhana agar perpustakaan benar-benar hidup dan berfungsi optimal.
Pada kesempatan itu, Gubernur juga mengapresiasi perhatian Kepala Desa Danger terhadap upaya pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, pembangunan fisik tidak akan bermakna tanpa diiringi peningkatan kemandirian warga.
“Karena itu, saya akan menempatkan dana sebesar Rp100 juta melalui BPR NTB untuk mendukung permodalan masyarakat. Dana ini diperuntukkan bagi UMKM dan ketahanan pangan, seperti usaha kecil, perdagangan, maupun peternakan ayam. Seluruh biaya administrasi, bunga, dan asuransi akan disubsidi sehingga masyarakat dapat meminjam tanpa beban bunga,” katanya.
Ia menambahkan, mekanisme penyaluran pembiayaan akan dipermudah dan dikoordinasikan oleh pemerintah desa agar tepat sasaran. Selain itu, Gubernur juga menyatakan akan membantu pembangunan gedung serbaguna desa serta memberikan dukungan modal awal bagi pembentukan koperasi kader Posyandu sebagai upaya mendorong usaha produktif.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur M. Juaini Taofik, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika NTB Ahsanul Khalik, Kepala Bakesbangpoldagri NTB Surya Bahari, Pelaksana Tugas Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda NTB Hubaidi, serta Ketua Baznas NTB Lalu Muhammad Iqbal. (AL-03)













