Menu

Mode Gelap
Perangkat Daerah Tuntaskan 100 Persen RUP, Percepat Pengadaan dan Serapan Anggaran Pemprov NTB Andalkan Dana BTT dan Tim Reaksi Cepat Tangani Kerusakan Jalan Pasca Banjir Pemprov NTB Segera Luncurkan Aplikasi Aduan Cepat Kekerasan Perempuan dan Anak Pemprov NTB Mulai Terapkan Work From Home Kencan Berujung Maut, Pria asal Lombok Timur Dikeroyok Hingga Meninggal di Homestay Suranadi Pemprov NTB Matangkan Strategi Graduasi Kemiskinan Ekstrem

Headline

Santri Darunnajah Rayakan Maulid, Shalawat Bergema Hangatkan Hati

badge-check


					Santri Darunnajah Rayakan Maulid, Shalawat Bergema Hangatkan Hati Perbesar

LOMBOK TIMUR — Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H di Madrasah Diniyah Darunnajah berlangsung penuh khidmat. Shalawat yang bergema membuat suasana terasa syahdu dan menyentuh hati.

Ratusan santri, guru, dan wali santri larut dalam lantunan shalawat yang menggema, seakan membawa hati para jamaah pada sosok mulia Nabi Muhammad SAW.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H di madrasah ini mengusung tema Spirit Maulid: Meneguhkan Karakter, Menumbuhkan Akhlak Mulia.

Tema ini bukan hanya sekadar slogan, tetapi dihidupkan dalam setiap rangkaian acara sejak sore hari.

Setelah shalat Ashar berjamaah yang berlangsung khusyuk, para ustadz dan ustadzah memimpin pembacaan Maulid Diba’i. Suara mereka kemudian berpadu dengan lantunan shalawat dari seluruh jamaah.

Irama religius yang bergema bersama menciptakan suasana syahdu, membuat banyak hadirin terhanyut dalam rasa cinta kepada Rasulullah SAW.

Dalam sambutannya, Mudir Madrasah, Ustadz Ahmad Asdaruddin, menegaskan bahwa perayaan Maulid adalah wujud nyata cinta umat Islam pada Nabi Muhammad.

“Peringatan Maulid Nabi tidak sekadar seremonial, tetapi menjadi momentum penting untuk meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya di hadapan para jamaah, Rabu (10/9/2025).

Asdaruddin menekankan, Maulid bukan hanya rutinitas tahunan. Lebih dari itu, perayaan ini menjadi ruang belajar untuk memperkuat iman dan mengenal lebih dekat perjalanan hidup Rasulullah.

“Perayaan ini diisi dengan pembacaan shalawat, sirah Nabawiyah, dan doa bersama. Itu wujud kegembiraan sekaligus rasa cinta kita pada Nabi Muhammad SAW,” tambahnya.

Kemeriahan tidak membuat makna acara tereduksi. Justru sebaliknya, gema shalawat membuat suasana terasa hangat dan menyatukan semua yang hadir.

Senyum bahagia terlihat jelas di wajah para santri dan guru yang dengan penuh semangat mengikuti jalannya acara hingga akhir.

Acara ditutup dengan doa bersama, dipanjatkan untuk keberkahan, kelancaran menuntut ilmu, dan keselamatan seluruh keluarga besar madrasah.

Doa itu menjadi penutup yang manis, sekaligus pengingat bahwa Maulid Nabi adalah momen meneguhkan kembali tekad untuk meneladani sang Rasul.

Melalui peringatan ini, Madrasah Darunnajah berharap lahir generasi santri yang tidak hanya cerdas dalam ilmu, tetapi juga berkarakter, berakhlak mulia, dan siap menghadirkan nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. (AL-03) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sukseskan Tuan Rumah PON 2028, KONI NTB Diwanti-wanti Jaga Kekompakan

30 Agustus 2026 - 18:11 WITA

Ekonomi NTB Tumbuh Pesat, Ekonom Unram Tekankan Pentingnya Pertumbuhan Inklusif

30 Agustus 2026 - 18:04 WITA

Mulud Adat Bayan Masuk Daftar Karisma Event Nusantara

29 Agustus 2026 - 20:04 WITA

Akumulasi Tabungan Pelajar NTB Tembus Rp300 Miliar, OJK Perluas Program SimPel

29 Agustus 2026 - 19:54 WITA

Menuju Pelabuhan Perikanan Digital, Bank NTB Syariah dan Dinas Perikanan Perkuat Ekosistem Pembayaran

28 Agustus 2026 - 12:04 WITA

Trending di Headline