Menu ✖

Mode Gelap
Perangkat Daerah Tuntaskan 100 Persen RUP, Percepat Pengadaan dan Serapan Anggaran Pemprov NTB Andalkan Dana BTT dan Tim Reaksi Cepat Tangani Kerusakan Jalan Pasca Banjir Pemprov NTB Segera Luncurkan Aplikasi Aduan Cepat Kekerasan Perempuan dan Anak Pemprov NTB Mulai Terapkan Work From Home Kencan Berujung Maut, Pria asal Lombok Timur Dikeroyok Hingga Meninggal di Homestay Suranadi Pemprov NTB Matangkan Strategi Graduasi Kemiskinan Ekstrem

Hukrim

Kencan Berujung Maut, Pria asal Lombok Timur Dikeroyok Hingga Meninggal di Homestay Suranadi

badge-check


					Kencan Berujung Maut, Pria asal Lombok Timur Dikeroyok Hingga Meninggal di Homestay Suranadi Perbesar

MATARAM – Kasus dugaan penganiayaan berat yang berujung maut kembali terjadi di wilayah Lombok Barat. Seorang pria berusia 51 tahun asal Lombok Timur dilaporkan meninggal dunia usai diduga menjadi korban pengeroyokan di sebuah homestay di kawasan Suranadi, Kecamatan Narmada, Senin (30/03/2026).

Peristiwa ini pertama kali terungkap setelah Polsek Kopang menerima laporan dari pihak Puskesmas Kopang terkait seorang pria yang telah meninggal dunia dalam kondisi mencurigakan. Dari hasil koordinasi dengan Polsek Narmada, diketahui bahwa kejadian bermula di wilayah Suranadi.

Kasat Reskrim Polresta Mataram, AKP I Made Dharma YP., S.T.K., S.I.K., M.Si., membenarkan bahwa kasus tersebut kini tengah ditangani oleh Sat Reskrim Polresta Mataram.

“Sejauh ini, kami telah mengamankan sembilan orang yang berstatus sebagai terduga maupun saksi untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” ungkapnya kepada media, Selasa (31/03/2026).

Dari hasil penyelidikan awal, korban diketahui sebelumnya membuat janji bertemu dengan seorang perempuan berusia 17 tahun asal Kecamatan Kopang, Lombok Tengah. Keduanya kemudian bertemu dan masuk ke salah satu kamar homestay di kawasan Suranadi.

Namun, hanya berselang sekitar lima menit, sekelompok orang yang terdiri dari laki-laki dan beberapa perempuan tiba-tiba datang dan mendobrak pintu kamar tersebut.

“Setelah pintu didobrak, diduga terjadi aksi pengeroyokan terhadap korban di dalam kamar,” jelas Kasat Reskrim.

Tidak berhenti di lokasi kejadian, kelompok tersebut kemudian membawa korban yang sudah tidak berdaya ke dalam mobil dan bergerak menuju arah Lombok Timur. Dalam perjalanan, korban yang sempat meronta meski dalam kondisi terikat akhirnya ditutup menggunakan terpal oleh para pelaku.

Sesampainya di Puskesmas Kopang, korban diturunkan dengan maksud untuk mendapatkan perawatan medis. Namun nahas, setelah ikatan dilepas, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

“Di Puskesmas itulah diketahui korban telah meninggal dunia, dan pihak medis langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kopang,” terang AKP I Made Dharma.

Saat ini, polisi masih terus melakukan pendalaman untuk mengungkap motif di balik peristiwa tragis tersebut, termasuk menelusuri peran masing-masing pihak yang diamankan. Sementara Korban telah di otopsi di RS Bhayangkara. Aparat juga memastikan proses hukum akan berjalan tegas sesuai ketentuan yang berlaku. (AL-03) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polres Lombok Utara Bongkar Jaringan Budidaya Magic Mushroom di Gili Trawangan, 6 Orang Ditangkap

16 September 2026 - 20:48 WITA

Kawal Laporan di Polresta Mataram, Kuasa Hukum Ibu Lusi Harapkan Keadilan dan Kepastian Hukum

12 September 2026 - 13:43 WITA

Ny. Lusy Minta Polda NTB Bongkar Alasan Laporannya Dihentikan di Polres Sumbawa Barat

11 September 2026 - 22:32 WITA

Niat Hindari Macet, 4 Pengendara di Bima Malah Terciduk Bawa 313 Butir Ekstasi

9 September 2026 - 21:24 WITA

Dituduh Jadi Aktor Intelektual Penyebaran Data Pribadi, Kabag Kesra Bima Dilaporkan ke Polda NTB

9 September 2026 - 13:58 WITA

Trending di Hukrim