Menu

Mode Gelap
Perangkat Daerah Tuntaskan 100 Persen RUP, Percepat Pengadaan dan Serapan Anggaran Pemprov NTB Andalkan Dana BTT dan Tim Reaksi Cepat Tangani Kerusakan Jalan Pasca Banjir Pemprov NTB Segera Luncurkan Aplikasi Aduan Cepat Kekerasan Perempuan dan Anak Pemprov NTB Mulai Terapkan Work From Home Kencan Berujung Maut, Pria asal Lombok Timur Dikeroyok Hingga Meninggal di Homestay Suranadi Pemprov NTB Matangkan Strategi Graduasi Kemiskinan Ekstrem

Berita

Lapas Lombok Barat Berikan Premi Buku Tabungan untuk Warga untuk Warga Binaan Produktif

badge-check


					Lapas Lombok Barat Berikan Premi Buku Tabungan untuk Warga untuk Warga Binaan Produktif Perbesar

LOMBOK BARAT — Lapas Kelas IIA Lombok Barat memberikan premi kepada warga binaan yang aktif mengikuti program pembinaan kemandirian, Kamis (7/5). Premi tersebut diberikan dalam bentuk buku tabungan sebagai bentuk apresiasi atas produktivitas dan hasil kerja warga binaan selama mengikuti kegiatan kerja di dalam lapas.

Pemberian premi diberikan kepada warga binaan yang bekerja di berbagai bidang pembinaan kemandirian, mulai dari pertanian, kerajinan cukli, batik, meuble, laundry hingga barbershop. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Lapas Lombok Barat dalam mendorong warga binaan agar tetap aktif, produktif, dan memiliki keterampilan yang bermanfaat.

Kepala Seksi Kegiatan Kerja Lapas Lombok Barat, Irfan Diansyah mengatakan bahwa premi yang diberikan merupakan hasil dari pekerjaan warga binaan selama mengikuti program pembinaan kerja di lapas.

“Premi ini kami berikan dalam bentuk buku tabungan agar nantinya bisa menjadi bekal bagi warga binaan saat kembali ke masyarakat. Harapannya, mereka bisa memanfaatkan hasil kerja tersebut untuk kebutuhan awal ataupun memulai usaha kecil setelah bebas nanti,” ujarnya.

Ia menjelaskan, program pembinaan kemandirian tidak hanya bertujuan mengisi waktu warga binaan selama menjalani masa pidana, tetapi juga membangun keterampilan dan kebiasaan kerja yang positif.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Lombok Barat, M. Fadli menegaskan bahwa pemberian premi merupakan bagian dari pembinaan yang berorientasi pada kebermanfaatan dan kemandirian warga binaan.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menumbuhkan semangat kerja, rasa tanggung jawab, dan kepercayaan diri warga binaan. Kami berharap keterampilan yang mereka dapatkan selama di dalam lapas dapat menjadi bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah bebas nantinya,” ungkapnya.

Program pembinaan kemandirian di Lapas Lombok Barat sendiri terus dikembangkan melalui berbagai kegiatan produktif yang melibatkan warga binaan secara aktif, sekaligus menjadi sarana pembelajaran dan persiapan reintegrasi sosial ke tengah masyarakat. (AL-03) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KP2MI Dorong Universitas Mataram Sebagai Penghubung Utama Integrasi Ekosistem Penempatan dan Pelindungan PMI

7 Mei 2026 - 13:45 WITA

Balai Besar POM Mataram OTT 2 Pengguna Obat Berbahaya asal Jawa Barat

6 Mei 2026 - 17:45 WITA

Balai Besar POM Mataram Percepat Registrasi Penerbitan Nomor Izin Edar Pangan Olahan UMKM

5 Mei 2026 - 17:03 WITA

Danrem Rotasi Sejumlah Pejabat Utama Korem 162/Wira Bhakti

4 Mei 2026 - 09:57 WITA

Aksi HIMSI-M di Kantor Gubernur NTB Sempat Memanas, Polisi Kendalikan Situasi

30 April 2026 - 18:23 WITA

Trending di Berita