MATARAM – Usia tak menghalangi semangat belajar. Hal itu dibuktikan 34 siswa Sekolah Lansia Memori Kelurahan Kebun Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram yang dengan penuh antusias mengikuti kegiatan edukatif di Ruang Baca Udayana, Kamis (14/8/2026).
Dari 34 peserta yang hadir, 8 di antaranya pria dan 26 wanita. Kegiatan ini juga dihadiri Kepala BBPOM di Mataram, Kepala Sekolah Lansia Memori, Sekretaris Lurah Kebun Sari, Penyuluh KB, kader kelurahan, serta pendamping keluarga.

Acara diawali dengan pembacaan Surat Yasin dan doa bersama yang menciptakan suasana khidmat. Dilanjutkan dengan senam sehat lansia, para peserta tampak ceria dan semangat bergerak bersama demi menjaga kebugaran tubuh.
Puncak kegiatan adalah edukasi tentang obat dan makanan aman. Materi disampaikan secara ringan dan interaktif agar mudah dipahami. Saat sesi diskusi dibuka, para lansia aktif bertanya mulai dari cara penggunaan obat yang benar hingga tips memilih makanan aman dikonsumsi sehari-hari. Suasana semakin meriah dengan adanya sesi kuis berhadiah. Para siswa berlomba mengangkat tangan, membuktikan rasa ingin tahu dan semangat belajar mereka masih sangat tinggi.
Untuk memperkuat pemahaman, BBPOM di Mataram juga menghadirkan display produk. Dipamerkan contoh produk tanpa izin edar, produk yang mengandung bahan kimia obat, serta bahan berbahaya yang dilarang dalam pangan. Stand edukasi ini ramai dikunjungi peserta yang ingin melihat langsung dan mendapat penjelasan dari petugas tentang cara mengenali dan menghindari produk tidak aman.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Balai Besar POM di Mataram, Yogi Abadi Mataram menyampaikan apresiasinya kepada para lansia.
“Kami sangat bangga melihat semangat Bapak Ibu di Sekolah Lansia Memori ini. Usia tidak menjadi penghalang untuk terus belajar. Melalui kegiatan ini kami ingin memastikan para lansia menjadi konsumen yang cerdas. Ingat selalu slogan CEK KLIK: Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa sebelum membeli obat dan makanan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya peran lansia sebagai garda terdepan dalam keluarga.
*”Bapak Ibu adalah panutan di rumah. Jika Bapak Ibu paham mana produk yang aman, maka keluarga juga akan terlindungi. Mari bersama-sama kita cegah peredaran obat dan makanan tidak aman di lingkungan kita,”* tambahnya.
Kehadiran Penyuluh KB, kader, dan pendamping keluarga menjadi bukti kuatnya kolaborasi dalam mendampingi lansia. Sinergi ini diharapkan dapat terus mendukung para lanjut usia agar tetap aktif, sehat, mandiri, dan memiliki pengetahuan cukup untuk melindungi diri serta keluarga.
Melalui Sekolah Lansia Memori, BBPOM di Mataram terus mendorong peningkatan literasi keamanan obat dan makanan. Dengan kemasan kegiatan yang menyenangkan, pesan penting tersebut diharapkan lebih mudah dipahami dan diingat.
Usia boleh bertambah, tapi semangat belajar dan hidup sehat tak boleh surut. Sekolah Lansia Memori Kebun Sari membuktikan bahwa di usia senja, kita tetap bisa belajar, bergerak, bertanya, dan berbagi keceriaan. (AL-03)













