Menu ✖

Mode Gelap
Perangkat Daerah Tuntaskan 100 Persen RUP, Percepat Pengadaan dan Serapan Anggaran Pemprov NTB Andalkan Dana BTT dan Tim Reaksi Cepat Tangani Kerusakan Jalan Pasca Banjir Pemprov NTB Segera Luncurkan Aplikasi Aduan Cepat Kekerasan Perempuan dan Anak Pemprov NTB Mulai Terapkan Work From Home Kencan Berujung Maut, Pria asal Lombok Timur Dikeroyok Hingga Meninggal di Homestay Suranadi Pemprov NTB Matangkan Strategi Graduasi Kemiskinan Ekstrem

Daerah

Wali Kota Bima Minta Warga Waspadai Cuaca Panas Ekstrem dan Angin Kencang

badge-check


					Wali Kota Bima Minta Warga Waspadai Cuaca Panas Ekstrem dan Angin Kencang Perbesar

BIMA KOTA — Wali Kota Bima, A. Rahman, menegaskan kepada seluruh aparatur kecamatan dan kelurahan serta masyarakat Kota Bima untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi kondisi cuaca panas ekstrem yang disertai potensi angin kencang. Hal ini disampaikan pada apel pagi, depan Kantor Wali Kota, Senin, 7/9/2026.

Menurut A. Rahman, kewaspadaan diperlukan untuk meminimalkan dampak cuaca ekstrem terhadap keselamatan masyarakat maupun aktivitas sehari-hari.

“Camat dan lurah diminta perkuat koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, aparat keamanan, serta instansi terkait lainnya,” tegas A. Rahman.

A. Rahman, menilai kondisi cuaca eksteim tersebut dapat meningkatkan risiko kebakaran, kekeringan, pohon tumbang hingga kerusakan fasilitas umum.

Camat dan lurah juga diminta memperkuat koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, aparat keamanan, serta instansi terkait lainnya.

Selain itu, Ia meminta agar seluruh masyarakat untuk memastikan kondisi rumah masing-masing.

“Ya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain keberadaan pohon besar yang berpotensi tumbang, atap rumah yang cepat terbawah angin, beberapa papan reklame, serta beberapa benda lain yang cepat terbawa angin,” harap A. Rahman.

“Kita harus mengedepankan pencegahan. Jangan sampai setelah terjadi musibah baru kita bergerak. Saya minta seluruh jajaran pemerintah, mulai dari kecamatan sampai kelurahan, bersama masyarakat membangun kewaspadaan dan kesiapsiagaan,” ujarnya.

Wali Kota mengingatkan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas pemerintah. Seluruh perangkat daerah dan aparatur kewilayahan diminta responsif terhadap perkembangan kondisi cuaca dan segera melaporkan kejadian yang membutuhkan penanganan.

“Pemerintah tidak bisa kerja sendiri, kewaspadaan, kepedulian dan sikap gotong royong warga menjadi kunci menghadapi cuaca ekstrem ini,” tutup A. Rahman. (AL-04)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bajang Young Daftar Calon Kades Gereneng, Bawa Gagasan Desa SMART

23 Oktober 2026 - 09:15 WITA

BRIDA Kota Mataram Umumkan Para Juara LKTI dan Teknologi Tepat Guna 2026

8 Oktober 2026 - 15:57 WITA

Perkuat Keamanan Komunikasi Bali-Nusra, Komlekdam IX/Udayana dan Balmon Denpasar Mantapkan Sinergi

23 September 2026 - 18:14 WITA

IX/Udayana Lepas Satgas Komlek Ke Perbatasan RI-RDTL

21 September 2026 - 20:35 WITA

BADKO HMI Laporkan Kasus Reklamasi Pantai Amahami ke Polda NTB, Dua Wali Kota Bima Disenggol

17 September 2026 - 18:55 WITA

Trending di Daerah