Menu

Mode Gelap
Perangkat Daerah Tuntaskan 100 Persen RUP, Percepat Pengadaan dan Serapan Anggaran Pemprov NTB Andalkan Dana BTT dan Tim Reaksi Cepat Tangani Kerusakan Jalan Pasca Banjir Pemprov NTB Segera Luncurkan Aplikasi Aduan Cepat Kekerasan Perempuan dan Anak Pemprov NTB Mulai Terapkan Work From Home Kencan Berujung Maut, Pria asal Lombok Timur Dikeroyok Hingga Meninggal di Homestay Suranadi Pemprov NTB Matangkan Strategi Graduasi Kemiskinan Ekstrem

Daerah

Pawai Ogoh-ogoh dan Perang Api, Polresta Mataram Siapkan Jalur Alternatif

badge-check


					Inilah rute jalan yang ditutup dan rute jalan alternatif yang disiapkan saat Pawai Ogoh-ogoh. (foto : istimewa) Perbesar

Inilah rute jalan yang ditutup dan rute jalan alternatif yang disiapkan saat Pawai Ogoh-ogoh. (foto : istimewa)

MATARAM – Sejumlah ruas jalan di Kota Mataram akan ditutup saat pelaksanaan lomba Ogoh-ogoh dan Perang Api menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1946.

Satuan Lantas Polresta Mataram mengalihkan arus kendaraan ke jalur alternatif. Masyarakat diminta menggunakan jalur alternatif ini. Kasat Lantas Polresta Mataram Kompol Bowo Tri Handoko SIK menjelaskan, lomba Ogoh-ogoh dan Perang Api menyambut hari raya Nyepi tersebut akan diselenggarakan pada Minggu (10/3/2024). Lomba Ogoh-ogoh dimulai pukul 10:00 Wita hingga 16:00 Wita. Lalu pada pukul 17:00 Wita – 18:00 Wita untuk Perang Api.

Lomba Ogoh-ogoh tersebut akan berlangsung di sepanjang Jalan Pejanggik mulai dari simpang empat BI hingga simpang empat Cakranegara jalur menuju Jalan Selaparang, Cakranegara. Sedangkan Perang Api akan berlangsung di Jalan Selaparang mulai dari simpang empat Gereja hingga simpang empat Swete. ”Untuk menghindari gangguan lalu lintas pada waktu tersebut maka akan ada pengalihan arus bagi masyarakat pengguna jalan untuk menghindari kemacetan,” jelasnya.

Oleh karena itu, pengendara yang datang dari arah barat menuju simpang empat BI akan diarahkan ke arah kiri menuju Jalan Udayana atau ke kanan menuju Jalan Airlangga. Begitu pula kendaraan yang datang dari arah timur menuju simpang empat Cakranegara, maka dari Jalan Selaparang tepatnya Mayura akan diarahkan ke arah kiri atau ke kanan.

Sejumlah jalan atau gang baik dari Selatan Jalan Panca Usaha menuju Jalan Pejanggik ataupun dari bagian Utara Jalan Kebudayaan menuju Jalan Pejanggik semua akan ditutup. Diharapkan pengguna jalan dapat melalui jalur alternatif yang sudah disiapkan atau diarahkan petugas. “Semua jalur menuju Jalan Pejanggik akan dijaga petugas. Kami sudah menyiapkan petugas dari lantas ataupun Dishub serta petugas keamanan. Jadi semua titik dijaga ketat untuk menghindari kendaraan menuju jalur Jalan Pejanggik tempat pelaksanaan Ogoh-ogoh tersebut,”jelasnya.

Begitu pula pada pukul 17:00 Wita saat pelaksanaan upacara Perang Api, maka Jalan Selaparang mulai simpang empat Gereja sampai simpang empat Swete, akan ditutup sementara. Pengendara dari arah timur Jalan Sandubaya menuju simpang empat Swete akan diarahkan ke jalur kiri Jalan TGH Faisal atau jalur kanan menuju Jalan Ahmad Yani. Begitu pula pengendara dari Jalan Tumpangsari menuju Simpang empat Gereja diarahkan ke jalur kiri Jalan Laksmana atau jalur kanan Jalan Nalaya. “Semua jalan atau gang menuju jalur jalan Selaparang di sepanjang jalur yang digunakan perang api akan ditutup sementara,”tegasnya.

Kasat Lantas Polresta Mataram sangat berharap dukungan serta masyarakat agar mematuhi serta mengindahkan para petugas yang mengarahkan arus kendaraan masyarakat demi kelancaran kegiatan tersebut. (AL-03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bank NTB Syariah Tegaskan Kinerja Operasional Tetap Tumbuh

17 Maret 2026 - 18:54 WIB

Gubernur Iqbal Lantik Anggota Komisi Informasi Provinsi NTB Periode 2026 – 2030

27 Februari 2026 - 00:05 WIB

Perjuangkan Nasib Honorer, Aliansi Non Database Dompu Siap Gelar Aksi Damai

14 Januari 2026 - 23:33 WIB

Polda NTB dan Para Ojol Gelar Sholat Ghaib untuk Almarhum Kurniawan Arfan

30 Agustus 2025 - 14:54 WIB

FORNAS VIII, Lebih dari Sekadar Event: Kemenko PMK Tegaskan Pentingnya Keterlibatan Semua Pihak

25 Juni 2025 - 08:22 WIB

Trending di Daerah