
MATARAM — Lembaga Amil Zakat Masjid Jalan Cahaya dan Teman Generasi Muda Toleransi (TEGAR) Kota Mataram kembali lagi menggelar bakti sosial dengan menyalurkan zakat kepada masyarakat kurang mampu dan berhak menerima bantuan/santun.
Penyaluran zakat ini sebagai bentuk kepedulian terhadap antara sesama yang sedang membutuhkan uluran tangan untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Pembina Tegar Kota Mataram, Taufik Al Hidayat menerangkan penyaluran zakat berupa uang tunai diberikan langsung kepada tiga kelompok utama penerima manfaat, yakni fakir miskin, guru ngaji dan muallaf.
Untuk fakir miskin penerimanya sebanyak 28 orang, guru ngaji (fisabilillah) 4 orang, dan muallaf 18 orang, sehingga total penerima zakat sebanyak 49 orang.
“Alhamdulillah, tadi tim Masjid Jalan Cahaya bersama tim relawan Tegar Kota Mataram telah menyalurkan zakat dari donatur untuk saudara-saudara kita yang sebentar lagi akan menyambut bulan suci Ramadhan,” teranganya usai membagikan zakat di Kelurahan Dasan Agung, Kecamatan Selaparang, Rabu (18/2/2026).
Lebih lanjut Taufik menjelaskan, penyaluran zakat tidak secara asal-asalan. Warga yang menerima zakat tersebut merupakan orang-orang yang berhak menerima dan telah melalui proses pendataan dengan teliti.
Ia juga menyebut penerima zakat bukan warga Kota Mataram saja, melainkan ada beberapa warga dari wilayah Kabupaten Lombok Barat juga turut hadir menerima, karena mereka adalah yang benar-benar berhak mendapatkan.
“Iya tadi ada saudara-saudara kita dari Lobar (Lombok Barat) juga hadir, karena memang mereka sudah kita data,” kata Taufik.
Lebih jauh lagi ia mengatakan, berbagai bakti sosial yang selama ini dilakukan bukan untuk membantu masyarakat saja, tetapi juga sebagai wujud untuk mendukung program pemerintah dalam mensejahterakan masyarakat.
“Selama ini mungkin bapak Gubernur NTB maupun bapak Walikota Mataram belum sepenuhnya menyentuh masyarakatnya, sehingga kami Tegar Kota Mataram membantu dan mengawal program beliau,” ujarnya.
Dengan suksesnya bakti sosial ini, Taufik berharap kedepan akan lebih banyak lagi donatur tergugah hatinya untuk berbagai dan membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan uluran tangan. Disisi lain, perbuatan baik ini bisa sebagai manifestasi sosial dalam mengurangi angka kemiskinan, terutama di Kota Mataram. (AL-03)












