MATARAM — Desa Doridungga, Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima, pada saat ini sedang mengalami krisis air dan sangat memprihatinkan. Masalah yang muncul bukan karena kekurangan pompa air atau mesin pompa tetapi kelemahanya di bagian kapasitas tenaga listrik.
Sebelumnya salah satu pengelola pengaliran air (Ferdiansyah) mengatakan bahwa di Desa tersebut membutuhkan peningkatan kapasitas daya listrik untuk mengalirkan air.

Ferdiansyah menegaskan telah melakukan koordinasi dengan PLN Kabupaten Bima, akan tetapi jawabannya mereka belum memiliki program untuk penambahan kapasitas tenaga listrik.
“Ya, kami sudah melakukan konfirmasi ke PLN Kabupaten Bima, mereka bilang belum ada program penambahan kapasitas daya listrik, karena itu kami butuh kebijaksanaan dari PLN Provinsi,” tegas Ferdiansyah.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi NTB, Samsudin, S.Hut., M.Si. mengatakan akan melalukan koordinasi dengan pihak PLN Provinsi NTB.
“Nanti saya coba konfirmasi ke PLN ya, karena soal daya listrik itu di PLN kan,” ujar Samsudin kepada wartawan, di depan Kantor Gubernur NTB, Selasa 8 September 2026.
Samsudin mengatakan, dengan adanya masalah kekurangan air di wilayah Kabupaten Bima, diperlukan koordinasi dengan banyak pihak termasuk PLN.
“Memang yang di pulau Sumbawa itu kapasitas daya listriknya tidak sama dengan pulau Lombok, kapasitasnya sedikit,” ujar Samsudin.
Ia menegaskan bahwa dengan sedikit kapasitas daya listrik yang ada tidak boleh menghambat keberlangsungan kebutuhan air karena itu menjadi prioritas utama.
“Secepatnya akan saya konfirmasi dengan pihak PLN Provinsi untuk menindaklanjuti hal itu,” tambah Samsudin. (AL-03)













