Menu

Mode Gelap
Perangkat Daerah Tuntaskan 100 Persen RUP, Percepat Pengadaan dan Serapan Anggaran Pemprov NTB Andalkan Dana BTT dan Tim Reaksi Cepat Tangani Kerusakan Jalan Pasca Banjir Pemprov NTB Segera Luncurkan Aplikasi Aduan Cepat Kekerasan Perempuan dan Anak Pemprov NTB Mulai Terapkan Work From Home Kencan Berujung Maut, Pria asal Lombok Timur Dikeroyok Hingga Meninggal di Homestay Suranadi Pemprov NTB Matangkan Strategi Graduasi Kemiskinan Ekstrem

Headline

Gubernur NTB Minta Keselamatan Transportasi Diperketat

badge-check


					Gubernur NTB Minta Keselamatan Transportasi Diperketat Perbesar

MATARAM — Hari Perhubungan Nasional dilaksanakan dengan penuh khidmat di halaman Kantor Gubernur NTB, Kamis, 17/9/2026.

Gubernur Lalu Muhamad Iqbal, meminta agar kegiatan ini menjadi momentum untuk memperbaiki tata kelola baik kelaikan laut, darat dan udara.

“Kita sudah minta ke teman-teman perhubungan juga secara rutin melakukan checking (memeriksa) mengenai kondisi kelaikan laut, udara dan darat.

Iqbal berharap agar semua alat-alat di transportasi dan kebutuhan untuk mitigasi bencana yang memenuhi syarat.

“Kita belajar banyak, apa yang harus dilakukan dan apa yang harus tersedia untuk transportasi publik,” harap Iqbal.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTB, Drs. Ervan Anwar, M.M mengungkapkan bahwa pesan dan harapan dari Gubernur, adalah respon terhadap banyaknya kejadian kecelakaan terutama yang di laut.

“Jadi yang kami tangkap pesanya tadi, bahwa faktor keselamatan itu tidak bisa ditawar-tawar,” ujar Anwar.

Menurut Anwar, keselamatan tidak hanya berkaitan dengan tataran administrasi semata, tetapi betul-betul kita jaga dan perhatikan semua stakeholder khususnya di pelabuhan.

Ia menjelaskan adapun beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya masalah seperti faktor teknis transportasi dan cuaca itu sendiri.

“Kita sering mengingatkan kawan-kawan yang sedang bertugas jangan sampai faktor keselamatan itu hanya sebagai rutinitas administrasi,” jelas Anwar.

Anwar juga mencontohkan bahwa yang sedang ramai sekarang ialah manifest yang dirasa mahal oleh masyarakat.

“Kan sekarang sedang manifest penumpang, misalnya motor 1 orangnya 2, kan hanya 1 yang bayar. Nah, sekarang harus dua-duanya yang bayar, aturan seperti ini yang harus kita jalankan,” ungkap Anwar. (AL-04)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Heboh! Sopir Taksi Online & Sopir Lokal Cekcok di Mandalika

17 September 2026 - 14:50 WITA

Pemprov NTB Optimistis Capai Target Pendapatan dan Perbaiki Tata Kelola APBD Perubahan 2026

16 September 2026 - 20:52 WITA

Pemprov Kolaborasi dengan Densus 88 Cegah Mulai Dini Terorisme di NTB

16 September 2026 - 20:43 WITA

Anggaran Bansos NTB Meroket Jadi Rp40 Miliar, Gerindra dan PKS Beri Catatan Kritis

16 September 2026 - 16:05 WITA

Gubernur Iqbal Perbesar Porsi Talenta Lokal di MotoGP Mandalika 2026

15 September 2026 - 20:08 WITA

Trending di Headline