Menu

Mode Gelap
Perangkat Daerah Tuntaskan 100 Persen RUP, Percepat Pengadaan dan Serapan Anggaran Pemprov NTB Andalkan Dana BTT dan Tim Reaksi Cepat Tangani Kerusakan Jalan Pasca Banjir Pemprov NTB Segera Luncurkan Aplikasi Aduan Cepat Kekerasan Perempuan dan Anak Pemprov NTB Mulai Terapkan Work From Home Kencan Berujung Maut, Pria asal Lombok Timur Dikeroyok Hingga Meninggal di Homestay Suranadi Pemprov NTB Matangkan Strategi Graduasi Kemiskinan Ekstrem

Daerah

Beri Kuliah Umum dalam LKYSPP In Asia, Gubernur Paparkan Strategi Pembangunan di NTB

badge-check


					Gubernur NTB, Dr H Zulkieflimansyah, M.Sc saat memberikan kuliah umum  Selasa (03/01/23). (istimewa) Perbesar

Gubernur NTB, Dr H Zulkieflimansyah, M.Sc saat memberikan kuliah umum Selasa (03/01/23). (istimewa)

MATARAM — Gubernur NTB, Dr H Zulkieflimansyah, M.Sc, memberikan kuliah umum pada acara Governor Lecture yang bertemakan “Public Initiative in Sustainability” bertempat di Gedung Graha Bakti Praja, Kantor Gubernur NTB, Selasa (03/01/23).

Kuliah umum tersebut dihadiri oleh puluhan mahasiswa Program Master in Public Administration (MPA) Lee Kuan Yew School Of Public Policy (LKYSPP) dari National Of Singapore (NUS). Dalam penjelasannya, Gubernur memaparkan berbagai strategi yang dilakukan oleh pemerintah daerah dalam mengakselerasi proses pembangunan di NTB, diantaranya yaitu menjadi tuan rumah berbagai event internasional, industrialisasi dan memberikan beasiswa. “Ada beberapa hal yang kami lakukan untuk membangun daerah pasca gempa dan Covid-19, seperti menyelenggarakan event internasional, industrialisasi serta memberikan beasiswa bagi putra-putri NTB untuk melanjutkan studi di luar negeri,” jelasnya.

Dengan menyelenggarakan berbagai event internasional, Provinsi NTB menjadi pusat perhatian dunia. Hal tersebut mendorong pemerintah daerah maupun pusat untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur di NTB menjadi lebih baik.

Berkat hal tersebut, kini NTB telah memiliki berbagai infrastruktur bertaraf internasional, seperti bandara, pelabuhan, jalan raya, rumah sakit internasional, ketersediaan listrik dan telekomunikasi, hotel dan resort serta lain sebagainya. Proses industrialisasi juga terus digaungkan untuk menjaga pembangunan berkelanjutan di NTB. Dan inovasi adalah kunci dari keberlanjutan tersebut.

Selain itu, memberikan beasiswa bagi putra-putri NTB untuk melanjutkan studi di dalam dan luar negeri. Hal tersebut merupakan salah satu cara terbaik bagi mereka untuk melihat dunia dari berbagai sisi. Menurutnya, tidak ada hal yang mustahil dalam membangun sebuah daerah, karena selama ada kemauan untuk melakukan sesuatu, maka jalan akan selalu ada.
“Terlihat mustahil, tapi kami telah membuktikannya. Kami selalu percaya where there’s a will, there’s a way. Jika kita percaya kita bisa, maka tidak ada hal yang mustahil,” tutup Bang Zul sapaan Gubernur.

Pada kesempatan yang sama, Kartini Binte Rahman selaku Associate Director (Career Services, Alumni Relations and Academic Partnerships) LKYSPP NUS menyampaikan bahwa acara tersebut merupakan kolaborasi antara LKYSPP dan Universitas Teknologi Sumbawa. Ia berharap para mahasiswa dapat belajar dan mendapat pengalaman langsung dari Pemerintah Provinsi NTB.
“Program ini merupakan kerja sama kita dengan UTS yang diikuti sebanyak 45 mahasiswa dari 17 negara. Semoga kita bisa belajar dan mendapatkan banyak pengalaman disini sehingga program ini sukses berkat kita semua,” ujar Kartini. (AL-05)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bank NTB Syariah Tegaskan Kinerja Operasional Tetap Tumbuh

17 Maret 2026 - 18:54 WIB

Gubernur Iqbal Lantik Anggota Komisi Informasi Provinsi NTB Periode 2026 – 2030

27 Februari 2026 - 00:05 WIB

Perjuangkan Nasib Honorer, Aliansi Non Database Dompu Siap Gelar Aksi Damai

14 Januari 2026 - 23:33 WIB

Polda NTB dan Para Ojol Gelar Sholat Ghaib untuk Almarhum Kurniawan Arfan

30 Agustus 2025 - 14:54 WIB

FORNAS VIII, Lebih dari Sekadar Event: Kemenko PMK Tegaskan Pentingnya Keterlibatan Semua Pihak

25 Juni 2025 - 08:22 WIB

Trending di Daerah