DOMPU – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-211 Kabupaten Dompu dimanfaatkan sebagai ruang refleksi sekaligus etalase capaian pembangunan. Dalam peringatan yang digelar di Lapangan Beringin, Sabtu (11/4/2026), Bupati Bambang Firdaus menyampaikan sejumlah progres positif selama satu tahun terakhir kepemimpinannya.
Dalam sambutannya, Bambang menegaskan bahwa peringatan hari jadi bukan sekadar seremoni atau napak tilas sejarah. Lebih dari itu, momen ini menjadi sarana refleksi untuk menata masa depan daerah.
“Peringatan hari jadi adalah ajang memupuk persatuan, memperkuat kebersamaan, sekaligus bentuk rasa syukur atas kesempatan mengabdi bagi masyarakat,” ujarnya.
Tahun ini, perayaan HUT Dompu tampil berbeda. Pemerintah daerah memilih konsep lesehan sebagai pengganti upacara formal. Menurut Bambang, pendekatan tersebut bukan tanpa makna.
Konsep duduk bersama di lantai mencerminkan nilai kesederhanaan, kebersamaan, serta semangat egaliter. “Ini simbol bahwa pembangunan daerah harus dilakukan bersama, tanpa sekat sosial,” tegasnya.
Mengusung tema “Bergerak Bersama untuk Dompu Maju”, peringatan tahun ini menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Bambang menggambarkan pembangunan sebagai orkestrasi yang hanya bisa berjalan jika semua elemen bersatu.
Di hadapan undangan, ia juga memaparkan sejumlah indikator capaian pembangunan yang menunjukkan tren positif sepanjang 2025.
Di sektor kesejahteraan, angka kemiskinan berhasil ditekan sebesar 0,45 persen, dari 11,59 persen menjadi 11,15 persen. Penurunan ini disebut sebagai hasil dari intervensi kebijakan yang lebih terarah.
Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mengalami kenaikan 0,99 poin atau tumbuh 1,36 persen dibanding tahun sebelumnya. Peningkatan ini mencerminkan perbaikan pada sektor pendidikan, kesehatan, dan standar hidup masyarakat.
Dari sisi ekonomi, pertumbuhan daerah juga menunjukkan akselerasi. Laju pertumbuhan meningkat dari 3,62 persen pada 2024 menjadi 4,75 persen pada 2025. Sektor pertanian dan perikanan menjadi penopang utama, dengan produksi padi mencapai 204.214 ton dan jagung 432.280 ton.
Tak hanya itu, pendapatan per kapita masyarakat turut mengalami peningkatan, dari Rp36,12 juta menjadi Rp38,11 juta per tahun.
“Atas capaian ini, kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen, mulai dari DPRD, Forkopimda, TNI/Polri, hingga masyarakat yang telah berkontribusi dalam pembangunan daerah,” kata Bambang.
Meski demikian, ia mengakui masih ada sejumlah pekerjaan rumah yang perlu dibenahi, terutama dalam peningkatan kualitas pelayanan publik. Ia menekankan pentingnya layanan yang cepat, transparan, akuntabel, dan berbasis teknologi.
Di akhir sambutannya, Bambang mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum HUT ke-211 sebagai titik bangkit memperkuat optimisme dan energi baru.
“Dengan kebersamaan, saya yakin kita mampu mewujudkan Dompu yang maju, sejahtera, religius, berkeadilan, dan berbudaya,” pungkasnya. (AL-03)














