Menu ✖

Mode Gelap
Perangkat Daerah Tuntaskan 100 Persen RUP, Percepat Pengadaan dan Serapan Anggaran Pemprov NTB Andalkan Dana BTT dan Tim Reaksi Cepat Tangani Kerusakan Jalan Pasca Banjir Pemprov NTB Segera Luncurkan Aplikasi Aduan Cepat Kekerasan Perempuan dan Anak Pemprov NTB Mulai Terapkan Work From Home Kencan Berujung Maut, Pria asal Lombok Timur Dikeroyok Hingga Meninggal di Homestay Suranadi Pemprov NTB Matangkan Strategi Graduasi Kemiskinan Ekstrem

Headline

Dikpora NTB Gandeng BNN dan Densus 88 Edukasi Pemuda Tentang Bahaya Narkoba

badge-check


					H.Tarmidzi S.Kom, ME., Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Kepemudaan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Provinsi NTB. (Foto : Yar) Perbesar

H.Tarmidzi S.Kom, ME., Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Kepemudaan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Provinsi NTB. (Foto : Yar)

MATARAM — Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Kepemudaan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Provinsi NTB, H.Tarmidzi S.Kom, ME merespon adanya jumlah signifikan pemuda yang ada di NTB sekitar 1,4 juta orang.

“Sampai saat ini pemuda NTB jumlahnya hampir 1,4 juta, ini yang ada di tahun 2026, ini bisalah kita berkolaborasi,” kata Tarmidzi di, Hotel Lombok Garden, Selasa, 6/10/2026.

Tarmidzi menyampaikan, pemerintah telah memberikan wadah untuk bisa kolaborasi. Saat ini sedang dilaksanakan seleksi Pemuda Pelopor Desa.

Akan tetapi, lanjut Tarmidzi, bahwa tahun ini, kegiatan seleksi Pemuda Pelopor Desa dilaksanakan oleh Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) bukan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora).

“Ya, sekarang tidak dipegang oleh Kemenpora, tapi Kemendes PDT. Jadi di NTB, Kota Mataram sama Kota Bima tidak masuk dalam seleksi nantinya, itu sudah menjadi aturan pusat,” kata Tarmidzi.

Berkaitan dengan penguatan karakter pemuda, Ia menyampaikan bahwa Dikpora bidang Kepemudaan saat ini bekerja sama dengan BNN dan Densus 88 juga melibatkan Genre dan Putri-putri seperti Putri Remaja Indonesia NTB, Putri Kebaya dan Puteri Hijab Influencer.

Kegiatan sosialisasi bersama ini terutama membahas Anti narkoba, anti Pernikahan Dini dan anti terorisme/anarkis.

“Kami sudah koordinasi dengan BNN Provinsi bahwa untuk wilayah Lombok itu garisnya sudah zonanya sudah kuning, sedangkan Pulau Sumbawa merah. Ini berat untuk kita. Sedangkan untuk Densus 88 itu untuk sosialisasi antiteroris, antianarkis gitu,” ujar Kabid Pemuda yang akrab disapa Pak Ajik.

Untuk kegiatan sosialisasi juga, Pak Ajik menambahkan bahwa sekarang sudah 9 sekolah yang ada di pulau Lombok yaitu Kota Mataram dan Lombok Barat.

“Sudah 9 sekolah sudah kami datangi dan tanggapannya positif. Segera kami akan ke Lombok Tengah, segera kami akan ke KLU, Lombok Timur, kalau bisa kami menyeberang ke pulau Sumbawa untuk kami sampaikan sosialisasi ini bersama Densus 88,” jelasnya. (AL-04)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dikpora NTB Tegaskan Tak Ada Lagi Guru Non-ASN: Hanya PNS dan PPPK

7 Oktober 2026 - 13:49 WITA

Temui Marshal Lokal, Lalu Iqbal: Dulu Minoritas di Mandalika, Kini Dipakai di Ajang Internasional

7 Oktober 2026 - 06:49 WITA

Verifikasi Selesai, Kuota Sementara Haji Kota Mataram Capai 825 Jemaah

6 Oktober 2026 - 21:04 WITA

Warga Korea Selatan Hilang Saat Snorkeling di Gili Trawangan

6 Oktober 2026 - 20:17 WITA

Resmi Dibuka, Berugak Pemuda 2026 Wadahi Kreativitas Generasi Muda NTB

6 Oktober 2026 - 14:59 WITA

Trending di Headline