Menu

Mode Gelap
Perangkat Daerah Tuntaskan 100 Persen RUP, Percepat Pengadaan dan Serapan Anggaran Pemprov NTB Andalkan Dana BTT dan Tim Reaksi Cepat Tangani Kerusakan Jalan Pasca Banjir Pemprov NTB Segera Luncurkan Aplikasi Aduan Cepat Kekerasan Perempuan dan Anak Pemprov NTB Mulai Terapkan Work From Home Kencan Berujung Maut, Pria asal Lombok Timur Dikeroyok Hingga Meninggal di Homestay Suranadi Pemprov NTB Matangkan Strategi Graduasi Kemiskinan Ekstrem

Headline

Gubernur NTB Perkuat Koordinasi dan Mental Aparatur Kegiatan Team Building

badge-check


					Gubernur NTB Perkuat Koordinasi dan Mental Aparatur Kegiatan Team Building Perbesar

MATARAM — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengadakan kegiatan Team Building selama dua hari sebagai upaya memperkuat koordinasi, kebersamaan dan kesiapan mental aparatur dalam menghadapi berbagai agenda kerja ke depan yang dilaksanakan di Korem 162/Wira Bhakti, (28/11/2025). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk membuka ruang kolaborasi pada berbagai aspek.

Dalam sambutannya, Gubernur NTB Dr. Lalu Muhamad Iqbal, menyampaikan kegiatan Team Building telah lama direncanakan dan dipilih waktunya secara cermat. Dirinya mengakui penyusunan APBD memberikan tekanan besar kepada para aparatur yang harus bekerja sejak pagi hingga malam, selama beberapa hari terakhir. Karena itu, dua hari kegiatan ini dikhususkan sebagai ruang jeda, tanpa beban tugas birokrasi lainnya.

“Dua hari ini adalah waktu kita. Tidak ada urusan APBD, ini kesempatan untuk kembali menyatukan semangat dan energi”, ujarnya.

Miq Iqbal sapaan akrabnya, menuturkan setiap kegiatan luar ruang sering dihadapkan pada pertanyaan klasik seperti bagaimana jika hujan. Namun menurutnya, hal tersebut tidak boleh menjadi penghalang untuk membangun kedekatan emosional dan ketahanan mental aparatur pemerintahan.

Gubernur Iqbal menegaskan kegiatan tersebut tidak berhubungan dengan militerisasi, melainkan memiliki dua tujuan utama. Pertama, memperkuat koordinasi melalui team building, karena koordinasi masih menjadi tantangan terbesar pada banyak instansi pemerintahan. Kedua, memperkuat mental aparatur dalam menghadapi berbagai perubahan kebijakan dan paradigma yang kini tengah berjalan di tingkat nasional.

“Perubahan pasti membawa tantangan. Pihak yang tidak suka pasti ada dan tekanan pasti muncul. Bagaimana kita merespons tekanan itu jatuh atau bangkit, itu tergantung kita”, tegasnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan pendalaman substansi bersama pimpinan, sebagai bagian dari upaya membangun pemahaman bersama menghadapi agenda pembangunan ke depan. Diharapkan, setelah acara selesai, seluruh peserta membawa semangat baru bagi kemajuan Pemprov NTB. (AL-03) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemprov NTB dan Kementerian ATR/BPN Bahas Sinkronisasi Tata Ruang, Pengamanan Aset Daerah, dan Pengendalian Lahan

11 April 2026 - 11:46 WIB

Kesaksian Nursalim di Kasus Dana Siluman, Iwan Slenk: Fakta Persidangan Luruskan Isu Keterlibatan Gubernur

11 April 2026 - 05:51 WIB

Gubernur NTB Lantik 34 Pejabat Eselon, Tegaskan Target Kinerja Harus Tercapai

10 April 2026 - 17:09 WIB

Kesaksian Kunci Kepala BKAD NTB: Efisiensi 2025 Murni Diarahkan Pemprov dan DPRD sebagai Ikhtiar Pengentasan Kemiskinan, Bukan Bagi-Bagi Uang

10 April 2026 - 06:52 WIB

Pemprov NTB Maksimalkan Penyaluran Bantuan Pendidikan Pusat untuk Pemerataan dan Peningkatan Mutu SMA

9 April 2026 - 15:53 WIB

Trending di Headline