Menu

Mode Gelap
Perangkat Daerah Tuntaskan 100 Persen RUP, Percepat Pengadaan dan Serapan Anggaran Pemprov NTB Andalkan Dana BTT dan Tim Reaksi Cepat Tangani Kerusakan Jalan Pasca Banjir Pemprov NTB Segera Luncurkan Aplikasi Aduan Cepat Kekerasan Perempuan dan Anak Pemprov NTB Mulai Terapkan Work From Home Kencan Berujung Maut, Pria asal Lombok Timur Dikeroyok Hingga Meninggal di Homestay Suranadi Pemprov NTB Matangkan Strategi Graduasi Kemiskinan Ekstrem

Headline

Pemprov NTB Segera Launching Program Desa Berdaya untuk Entaskan Kemiskinan

badge-check


					
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (PMPD) Dukcapil NTB, Lalu Hamdi (Foto : Panji) Perbesar

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (PMPD) Dukcapil NTB, Lalu Hamdi (Foto : Panji)

MATARAM — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) akan segera melaunching program Desa Berdaya.

Program Desa Berdaya merupakan salah satu program unggulan yang digagas oleh Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal untuk mengentaskan kemiskinan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (PMPD) Dukcapil NTB, Lalu Hamdi menerangkan program ini akan segera dilaunching pada H-1 hari ulang tahun NTB yang ke-67.

“Tanggal 16 Desember ini ya, rencana di Lapangan Bumi Gora kantor gubernur,” terangnya, Jum’at (12/12/2025).

Untuk mematangkan kesiapan launching program desa berdaya ini, DPMPD Dukcapil NTB akan menggelar rapat final.

Lalu Hamdi juga mengatakan, pada saat pelaksanaan lauching program desa berdaya, gubernur akan memberikan penegasan, arahan dan motifasi kepada para pendamping desa.

Selain itu, para pendamping desa juga akan mengucapkan ikrar. “Kemudian nanti akan diisi dengan ikrar dari pendamping desa,” katanya.

Selanjutnya, penandatanganan komitmen antara gubernur dengan mitra pembangunan, serta penyerahan hadiah lomba-lomba, seperti lomba Desa, BUMDES, dan lain sebagainya.

Lebih lanjut Lalu Hamdi menegaskan, pelaksanaan program desa berdaya telah dilaksanakan dari awal, namun secara detailnya dimulai pada bulan Desember ini setelah diresmikan oleh gubernur.

Dalam pelaksanaan program ini, pemerintah akan melakukan verivali (verifikasi dan validasi) data masyarakat untuk memastikan bantuan yang disalurkan tepat sasaran.

Saat ini, DPMPD Dukcapil NTB masih menunggu data desil 1 dari BPS untuk di uji di lapangan supaya memastikan nama-nama di desil satu tersebut benar-benar masih miskin ekstrim atau tidak.

“Nanti hasil pendataan dari pendamping desa ini akan di input ke BPS (Badan Pusat Statistik), BPS olah, kemudian nanti kita akan mendapatkan peringkat kemiskinan,” ujar Lalu Hamdi. (AL-03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemprov NTB dan Kementerian ATR/BPN Bahas Sinkronisasi Tata Ruang, Pengamanan Aset Daerah, dan Pengendalian Lahan

11 April 2026 - 11:46 WIB

Kesaksian Nursalim di Kasus Dana Siluman, Iwan Slenk: Fakta Persidangan Luruskan Isu Keterlibatan Gubernur

11 April 2026 - 05:51 WIB

Gubernur NTB Lantik 34 Pejabat Eselon, Tegaskan Target Kinerja Harus Tercapai

10 April 2026 - 17:09 WIB

Kesaksian Kunci Kepala BKAD NTB: Efisiensi 2025 Murni Diarahkan Pemprov dan DPRD sebagai Ikhtiar Pengentasan Kemiskinan, Bukan Bagi-Bagi Uang

10 April 2026 - 06:52 WIB

Pemprov NTB Maksimalkan Penyaluran Bantuan Pendidikan Pusat untuk Pemerataan dan Peningkatan Mutu SMA

9 April 2026 - 15:53 WIB

Trending di Headline