Menu

Mode Gelap
Perangkat Daerah Tuntaskan 100 Persen RUP, Percepat Pengadaan dan Serapan Anggaran Pemprov NTB Andalkan Dana BTT dan Tim Reaksi Cepat Tangani Kerusakan Jalan Pasca Banjir Pemprov NTB Segera Luncurkan Aplikasi Aduan Cepat Kekerasan Perempuan dan Anak Pemprov NTB Mulai Terapkan Work From Home Kencan Berujung Maut, Pria asal Lombok Timur Dikeroyok Hingga Meninggal di Homestay Suranadi Pemprov NTB Matangkan Strategi Graduasi Kemiskinan Ekstrem

Daerah

PETA Tawarkan Imbalan Rp 15 Juta untuk Informasi Pembunuh Anjing Bernama Reno

badge-check


					Gambar dari potongan video rekaman CCTV penganiayaan anjing bernama Reno. (foto istimewa)
Perbesar

Gambar dari potongan video rekaman CCTV penganiayaan anjing bernama Reno. (foto istimewa)

MATARAM — Organisasi People for the Ethical Treatment of Animals (PETA)
menawarkan imbalan Rp 15 juta untuk informasi yang dapat memidanakan pembunuh anjing yang tertangkap dalam rekaman video di Jalan Bung Karno, Pagutan, Kota Mataram pada Minggu (7/5/2023).

Dalam rekaman CCTV, sekitar pukul 00:26 Wita, seorang pria berulang kali mengayunkan bilah kayu menghantam anjing yang bernama Reno. Pria tadi lalu menyeret sebelah kaki Reno yang terlihat setengah sadar. Menurut Ari pendamping Reno, pelaku menyeret Reno sambil membonceng motor sepeda motor yang dikemudikan pria lainnya. Ari sempat mengejar kendaraan tersebut sejauh kira-kira 100 meter, sebelum akhirnya pelaku melepaskan Reno.

Rekaman menunjukkan bahwa pelaku—dengan ciri-ciri kulit gelap dan tubuh kurus. Pelaku menggunakan kaos lengan panjang warna putih, celana pendek warna gelap serta topi baseball warna navy dan abu-abu.

Ari sebagai pendamping Reno, telah melaporkan kejadian ini ke kepolisian setempat, namun hingga saat ini belum juga ada tindak lanjut. PETA meminta bantuan kepada publik untuk memastikan pelaku mendapatkan hukuman yang adil. “Pria ini menyerang anjing yang tidak bersalah berkali-kali dengan bilah kayu sebelum menyeret tubuh lunglainya di jalan, dengan sepeda motor,” ujar Vice President PETA, Jason Baker dalam siaran persnya.

“PETA mendesak siapa saja yang memiliki informasi untuk melaporkannya, agar pelaku bisa segera mendapatkan ganjaran atas pembunuhan sadis ini,” tambahnya. Bagi yang memiliki informasi bisa menghubungi +62 878-1100-7070 (Dhany) melalui WhatsApp. (AL-05)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bank NTB Syariah Tegaskan Kinerja Operasional Tetap Tumbuh

17 Maret 2026 - 18:54 WIB

Gubernur Iqbal Lantik Anggota Komisi Informasi Provinsi NTB Periode 2026 – 2030

27 Februari 2026 - 00:05 WIB

Perjuangkan Nasib Honorer, Aliansi Non Database Dompu Siap Gelar Aksi Damai

14 Januari 2026 - 23:33 WIB

Polda NTB dan Para Ojol Gelar Sholat Ghaib untuk Almarhum Kurniawan Arfan

30 Agustus 2025 - 14:54 WIB

FORNAS VIII, Lebih dari Sekadar Event: Kemenko PMK Tegaskan Pentingnya Keterlibatan Semua Pihak

25 Juni 2025 - 08:22 WIB

Trending di Daerah