Menu

Mode Gelap
Perangkat Daerah Tuntaskan 100 Persen RUP, Percepat Pengadaan dan Serapan Anggaran Pemprov NTB Andalkan Dana BTT dan Tim Reaksi Cepat Tangani Kerusakan Jalan Pasca Banjir Pemprov NTB Segera Luncurkan Aplikasi Aduan Cepat Kekerasan Perempuan dan Anak Pemprov NTB Mulai Terapkan Work From Home Kencan Berujung Maut, Pria asal Lombok Timur Dikeroyok Hingga Meninggal di Homestay Suranadi Pemprov NTB Matangkan Strategi Graduasi Kemiskinan Ekstrem

Daerah

Pria Lansia Tanpa Identitas Bawa Uang Puluhan Juta Diserahkan ke Keluarga

badge-check


					Polisi menyerahkan Amaq Suaen kepada keluarga. (foto istimewa/poldantb) Perbesar

Polisi menyerahkan Amaq Suaen kepada keluarga. (foto istimewa/poldantb)

LOMBOK TENGAH–Seorang lansia tanpa identitas ditemukan di di Masjid Nurul Imam Lingkungan Tenganan Kelurahan Gonjak, Kecamatan Praya.

Pria ini ditemukan di Masjid Nurul Imam Lingkungan Tenganan oleh M Nasri kepala lingkungan setempat pada Senin (27/02/2023) sekitar pukul 21.30 Wita. Nasri lalu menghubungi Bhabinkamtibmas setempat kemudian bersama-sama membawanya ke Mapolsek Praya untuk diamankan.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Irfan Nurmansyah, SIK, MM melalui Kapolsek Praya IPTU Hariono menjelaskan, setelah dilakukan pemeriksaan di Mapolsek Praya ternyata yang bersangkutan tidak dapat berkomunikasi dengan baik. Petugas menemukan uang tunai sebesar Rp 43.101.000 dalam lipatan sarung yang digunakan. ”Ada uang dan pakaian yang dibawa,” jelasnya.

Keeskon harinya, Kapolsek Praya melakukan koordinasi dengan Kapolsek Selong Polres Lombok Timur. Ternyata pria tersebut merupakan salah satu warga Lingkungan Sandubaya, Kecamatan Selong Kabupaten Lombok Timur. Petugas lalu mengantarkan pria menuju Mapolsek Selong dan diterima langsung oleh Kapolsek Selong beserta pihak keluarganya.

Keterangan dari keluarga, identitas orang tua tersebut atas nama Amaq Suaen (80 tahun) alamat Lingkungan Reban Tebu, Kelurahan Sandubaya, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur. Pria itu lalu diserahkan ke anaknya atas nama Wardah, perempuan (47 tahun) yang disaksikan oleh Kapolsek Selong, Sekcam dan Kasi Tantrib Kecamatan Selong.”Berdasarkan keterangan anaknya bahwa, sepulang bekerja di Malaysia sekitar tahun 2017 bahwa orang tuanya memiliki penyakit kehilangan ofektivitasnya dan sering keluar rumah dengan membawa uang tanpa sepengetahuan dari keluarga,” jelas Hariono. (AL-05)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bank NTB Syariah Tegaskan Kinerja Operasional Tetap Tumbuh

17 Maret 2026 - 18:54 WIB

Gubernur Iqbal Lantik Anggota Komisi Informasi Provinsi NTB Periode 2026 – 2030

27 Februari 2026 - 00:05 WIB

Perjuangkan Nasib Honorer, Aliansi Non Database Dompu Siap Gelar Aksi Damai

14 Januari 2026 - 23:33 WIB

Polda NTB dan Para Ojol Gelar Sholat Ghaib untuk Almarhum Kurniawan Arfan

30 Agustus 2025 - 14:54 WIB

FORNAS VIII, Lebih dari Sekadar Event: Kemenko PMK Tegaskan Pentingnya Keterlibatan Semua Pihak

25 Juni 2025 - 08:22 WIB

Trending di Daerah