Menu

Mode Gelap
Perangkat Daerah Tuntaskan 100 Persen RUP, Percepat Pengadaan dan Serapan Anggaran Pemprov NTB Andalkan Dana BTT dan Tim Reaksi Cepat Tangani Kerusakan Jalan Pasca Banjir Pemprov NTB Segera Luncurkan Aplikasi Aduan Cepat Kekerasan Perempuan dan Anak Pemprov NTB Mulai Terapkan Work From Home Kencan Berujung Maut, Pria asal Lombok Timur Dikeroyok Hingga Meninggal di Homestay Suranadi Pemprov NTB Matangkan Strategi Graduasi Kemiskinan Ekstrem

Headline

Program NTB Connected akan Bangun Bypass Sengkol-Pringgabaya Sepanjang 50 Kilometer

badge-check


					Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Pemukiman Rakyat (PUPR) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Sadimin, ST., MT memaparkan program NTB Connected (Foto : Panji) Perbesar

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Pemukiman Rakyat (PUPR) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Sadimin, ST., MT memaparkan program NTB Connected (Foto : Panji)

MATARAM — Ditengah menunggu jadwal panjang dibangunnya jalan Tol Port to Port Lembar-Kayangan dengan biaya yang cukup besar, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Pemukiman Rakyat (PUPR) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Sadimin, ST., MT merencanakan akan membangun jalan bypass baru yang akan menghubungkan Sengkol-Pringgabaya.

Pembangunan jalan bypass ini bertujuan untuk mendukung program NTB Connected yang akan menghubungkan sejumlah ruas jalan supaya mengurai kemacetan, memperlancar lalulintas, serta memperpendek jarak tempuh masyarakat dalam menjalankan aktivitasnya, terutama dalam pengangkutan logistik menuju Lembar-Kayangan atau sebaliknya.

“Rencananya untuk mengurai kemacetan itu, kita mengusulkan untuk bikin jalan bypass port to port segmen Sengkol-Pringgabaya,” ujarnya sebagai narasumber pada acara Bincang Kamisan di Comment Center NTB, Kamis (27/11/2025).

Lebih lanjut Sadimin menjelaskan, panjang bypass Sengkol-Pringgabaya diperkirakan mencapai 50 hingga 55 kilometer. Namun untuk rutenya belum bisa dipastikan meski sudah ada rencana titik-titik yang akan dibangun karena harus pembebasan lahan.

“Jadi kalo kita short cut dari Sengkol ke Pringgabaya itu nanti kita cari rutenya kira-kira antara 50 sampai 55 kilo,” jelasnya.

Dengan dibangunnya bypass ini, maka diharapkan jarak tempuh Lembar-Sengkol menjadi 35 sampai 40 menit, kemudian dari Sengkol-Pringgabaya menjadi 40 sampai 50 menit. Sehingga dengan demikian jarak tempuh Lembar-Kayangan diharapkan akan kurang dari 2 jam.

“Jadi kalau mobil-mobil logistik, yang angkut sapi, beras, jagung dan kebutuhan lainnya bisa melalui disitu,” ujar Sadimin.

Ia juga berharap, pada jalur utama existing pun akan menjadi lebih lancar, sehingga jarak tempuh Lembar-Kayangan sama dengan jarak tempuh di jalan bypass, yakni kurang dari 2 jam.

Selanjutnya, keuntungan disisi lain tentunya untuk pengembangan potensi di daerah pesisir bagian selatan dan timur akan menjadi luarbiasa, karena di wilayah tersebut terdapat perikanan tangkap, udang, rumput laut, serta sawah yang cukup luas untuk mendukung ketahanan pangan.

Adapun anggaran pembangunan bypass ini diperkirakan mencapai 2 hingga 2,5 triliun, dengan rencana pembangunan di tahun 2027. (AL-03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemprov NTB dan Kementerian ATR/BPN Bahas Sinkronisasi Tata Ruang, Pengamanan Aset Daerah, dan Pengendalian Lahan

11 April 2026 - 11:46 WIB

Kesaksian Nursalim di Kasus Dana Siluman, Iwan Slenk: Fakta Persidangan Luruskan Isu Keterlibatan Gubernur

11 April 2026 - 05:51 WIB

Gubernur NTB Lantik 34 Pejabat Eselon, Tegaskan Target Kinerja Harus Tercapai

10 April 2026 - 17:09 WIB

Kesaksian Kunci Kepala BKAD NTB: Efisiensi 2025 Murni Diarahkan Pemprov dan DPRD sebagai Ikhtiar Pengentasan Kemiskinan, Bukan Bagi-Bagi Uang

10 April 2026 - 06:52 WIB

Pemprov NTB Maksimalkan Penyaluran Bantuan Pendidikan Pusat untuk Pemerataan dan Peningkatan Mutu SMA

9 April 2026 - 15:53 WIB

Trending di Headline