Menu

Mode Gelap
Perangkat Daerah Tuntaskan 100 Persen RUP, Percepat Pengadaan dan Serapan Anggaran Pemprov NTB Andalkan Dana BTT dan Tim Reaksi Cepat Tangani Kerusakan Jalan Pasca Banjir Pemprov NTB Segera Luncurkan Aplikasi Aduan Cepat Kekerasan Perempuan dan Anak Pemprov NTB Mulai Terapkan Work From Home Kencan Berujung Maut, Pria asal Lombok Timur Dikeroyok Hingga Meninggal di Homestay Suranadi Pemprov NTB Matangkan Strategi Graduasi Kemiskinan Ekstrem

Berita

6 Paket Produk Cukli Karya Penghuni Lapas Lombok Barat Dikirim ke Kota Pasuruan

badge-check


					6 Paket Produk Cukli Karya Penghuni Lapas Lombok Barat Dikirim ke Kota Pasuruan Perbesar

LOMBOK BARAT – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Lombok Barat mengirim enam paket produk hasil karya warga binaan pemasyarakatan (WBP) berupa kerajinan Cukli ke Lapas Pasuruan, Jawa Timur, Rabu(19/03/2025).

Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Lombok Barat, M Fadli merinci, dari 6 (enam) paket Cukli tersebut terdiri dari 4 buah tiang bendera, 1 buah podium ukir, dan 1 buah meja penandatanganan yang di pesan oleh Lapas Pasuruan.

“Alhamdulillah 6 paket ini sudah terkirim, estimasi pengiriman kurang lebih 3 hari sampai Jawa Timur melalui jalur darat,” paparnya.

Fadli menambahkan, hal ini sejalan dengan 13 program akselarasi yang digagas oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto untuk melakukan penguatan dan peningkatan pendayagunaan warga binaan untuk menghasilkan produk UMKM unggul .

Pemesanan produk meubelair ini lanjut Kalapas, akan menjadi bagian dari pemasukan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang akan dilaporkan pada periode bulan Maret 2025.

“Ini adalah bukti nyata bahwa program pemberdayaan yang kami lakukan membuahkan hasil yang positif, tidak hanya bagi warga binaan, tetapi juga bagi masyarakat dan Negara,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Giatja), Murdahim menerangkan bahwa kerajinan Cukli ini merupakan salah satu produk unggulan dari hasil dari pembinaan warga binaan Lapas Lombok Barat dibidang meubleair.

“Produk ini merupakan hasil dari proses produksi yang melibatkan warga binaan secara langsung, mulai dari pemilihan bahan, pencuklian, hingga finishing,” papar Murdahim.

Meski ditengah bulan Ramadhan, tidak membuat Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Lombok Barat untuk bermalas – malasan, para warga binaan tetap aktif dan produktif mengikuti kegiatan pembinaan kemandirian di Lapas Lombok Barat. (AL-03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gubernur Iqbal Dukung Kanwil Ditjenpas Kembangkan Industri Kreatif hingga Perkuat Ketahanan Pangan di Lapas dan Rutan se-NTB

25 Juni 2026 - 20:53 WITA

ITDC Buka Penjualan Presale 1 Tiket Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

25 Juni 2026 - 18:25 WITA

ITDC Kembali Berstatus Persero, Siap Percepat Pengembangan Destinasi Pariwisata Kelas Dunia

23 Juni 2026 - 17:56 WITA

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda NTB Berikan Layanan Kesehatan Gratis kepada 11.772 Masyarakat

23 Juni 2026 - 16:06 WITA

JMSI NTB dan INTI Tanam 43 Pohon di Mualan Benyer Lombok Timur

22 Juni 2026 - 09:14 WITA

Trending di Berita