MATARAM — Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Mataram menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Koperasi melalui inovasi KOPRA PASTI (Koperasi Obat dan Pangan Aman, Produk Pasti Bermutu) yang diikuti oleh 82 peserta dari para Project Management Office (PMO) dan Bisnis Asisten (BA) atau pendamping Koperasi Merah Putih dari kabupaten/kota se Pulau Lombok.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kolaboratif dalam memperkuat peran koperasi sebagai agen edukasi dan perlindungan konsumen melalui pengawasan obat dan pangan aman berbasis komunitas.

Dalam sambutannya, Kepala BBPOM di Mataram Yogi Abaso Mataram, S.Si, Apt menyampaikan apresiasi kepada Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi NTB beserta seluruh jajaran atas dukungan dan sinergi yang telah terjalin selama pelaksanaan program. Kehadiran para PMO dan BA Koperasi Merah Putih dinilai menjadi bukti nyata bahwa penguatan koperasi tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga pada perlindungan masyarakat melalui penyediaan produk yang aman dan bermutu.
“Koperasi memiliki peran strategis di tengah masyarakat, bukan hanya sebagai penggerak ekonomi kerakyatan, tetapi juga sebagai jalur distribusi berbagai produk yang langsung digunakan masyarakat, termasuk obat, pangan, kosmetik, obat tradisional, dan suplemen kesehatan,” ungkapnya
Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan berbagai tantangan yang masih dihadapi di masyarakat, seperti peredaran produk tanpa izin edar, produk kedaluwarsa, penggunaan bahan berbahaya pada pangan, serta rendahnya literasi masyarakat dalam memilih produk yang aman. Oleh karena itu, koperasi dinilai memiliki posisi penting sebagai ujung tombak pengawasan dan edukasi di tingkat komunitas desa/kelurahan.
Melalui inovasi KOPRA PASTI, BBPOM di Mataram mendorong koperasi agar tidak hanya menjadi tempat distribusi produk, tetapi juga menjadi pusat edukasi keamanan obat dan pangan bagi masyarakat. Para peserta Bimtek dibekali pemahaman terkait keamanan Obat dan Makanan, pengenalan produk yang memenuhi ketentuan, pentingnya penerapan Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa), serta prinsip-prinsip pengawasan sederhana di lingkungan koperasi.
Selama pelaksanaan Bimtek, peserta menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. BBPOM di Mataram berharap materi yang diperoleh dapat diterapkan secara optimal di lapangan dan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pembinaan serta pengawasan pangan aman di wilayah masing-masing.
Selain itu, BBPOM di Mataram juga melaksanakan Bimtek bagi para Project Management Office (PMO) dan Bisnis Asisten (BA) atau pendamping Koperasi Merah Putih dari kabupaten/kota se Pulau Sumbawa dan semua pengurus Koperasi Merah Putih (KMP) se NTB sebagai penanggung jawab dalam pengelolaan Koperasi Merah Putih di NTB.
BBPOM di Mataram menegaskan komitmennya untuk terus membangun kolaborasi dan memperkuat literasi keamanan Obat dan Makanan di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Dengan semangat gotong royong dan sinergi lintas sektor, diharapkan koperasi di NTB dapat menjadi koperasi yang menyediakan Obat dan Makanan yang aman, bermutu, dan terpercaya bagi masyarakat. (AL-03)













