Menu

Mode Gelap
Perangkat Daerah Tuntaskan 100 Persen RUP, Percepat Pengadaan dan Serapan Anggaran Pemprov NTB Andalkan Dana BTT dan Tim Reaksi Cepat Tangani Kerusakan Jalan Pasca Banjir Pemprov NTB Segera Luncurkan Aplikasi Aduan Cepat Kekerasan Perempuan dan Anak Pemprov NTB Mulai Terapkan Work From Home Kencan Berujung Maut, Pria asal Lombok Timur Dikeroyok Hingga Meninggal di Homestay Suranadi Pemprov NTB Matangkan Strategi Graduasi Kemiskinan Ekstrem

Olahraga

Usai Vakum 12 Tahun, Perbasasi NTB Siap Unjuk Gigi di PON 2028

badge-check


					Usai Vakum 12 Tahun, Perbasasi NTB Siap Unjuk Gigi di PON 2028 Perbesar

MATARAM — Setelah mengalami vakum selama 12 tahun, kini Perserikatan Softball dan Bassebal Seluruh Indonesia (perbasasi) NTB resmi dikukuhkan, di Ballrom Hotel Lombok Plaza, Minggu 30 Agustus 2026.

Kegiatan pelantikan ini dilaksanakan setelah sebelumnya Perbasasi NTB melakukan Musyawarah Daerah (Musda).

Ketua Umum Perbasasi terpilih, Muhamad Feryandi Putra menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan proklamasi pertama kalinya dan secara resmi Perbasasi resmi ada di NTB.

“Softball dan Bassebal telah benar-benar hadir pertama dan siap bertumbuh di bumi NTB,” ujar Yandi.

Yandi (sapaan akrabnya) berharap semoga kedepan Perbasasi melalui cabang Softball dan Bassebal di NTB dapat berlaga di PON 2028 nanti.

Dalam program kerja kedepan, Yandi akan mondorong anak-anak muda, mulai jenjang SD, SMP, SMA dan pemuda melalui sinergi dengan pemerintah daerah Kabupaten/Kota dan Pemerintah provinsi.

“Visi kami tegas, menjadikan NTB sebagai provinsi yang diperhitungkan dalam peta Softball dan Bassebal,” harapnya.

Bersamaan dengan itu, ketua umum PB Perbasasi Andika Manoarfa menyampaikan bahwa NTB dulu sekali banyak yang bermain Softball dan Bassebal tapi belum sampai profesional.

“NTB baru pertama kalinya punya pengurus seperti ini, sebelum-sebelumnya ada SK tapi orangnya tidak ada,” ungkap Andika.

Andika melanjutkan bahwa ada kebanggaan tersendiri terhadap pengurus baru yang dilantik, mengingat banyak diantara pengurus rata-rata dari keolahragaan dan guru olahraga.

Andika menegaskan bahwa NTB adalah tuan rumah PON 2028, ada 3 nomor yang dipertandingkan dan tahun ini kita akan mengefisiensikan 2 nomor diantaranya bassebal five.

“Kita coba dorong Softball masuk kurikulum, contohnya ada di Jepang,” lanjut Andika.

Sementara dari sisi pemerintah, Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri menyampaikan bahwa Softball dan Bassebal tidak boleh tertinggal dari daerah lain.

Umi Wagub menekankan bahwa setiap orang yang membesarkan olahraga pasti akan menemukan permasalahan dan dinamika yang terjadi.

“Dengan adanya semangat, kita yakin semua itu akan terlewati dengan baik. Saya yakin Dae Yandi ini dengan pengurus yang ada dapat berkoordinasi dengan baik,” ungkap Umi Dinda.

Di akhir sambutanya, Umi Dinda menyampaikan syukurnya kepala daerah Kabupaten/Kota di NTB ini sangat mencintai olahraga. Oleh karena itu, pengurus baru pasti akan mendapat respon baik dari pemerintah daerah yang ada di NTB. (AL-04)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hasil Penjaringan Nihil, Musorprov KONI NTB Terancam Buntu

19 Agustus 2026 - 10:49 WITA

Musorprov KONI NTB Resmi Ditunda Hingga Akhir Agustus

19 Agustus 2026 - 08:26 WITA

Mori-Iqbal Gagal di Bursa KONI NTB, Akademisi Dorong Pemerintah Ambil Langkah Jelang PON 2028

18 Agustus 2026 - 21:26 WITA

PORPROV NTB XII Ada Insiden, Apakah Sepenuhnya Salah KONI NTB?

24 Juli 2026 - 06:45 WITA

PASI NTB Gelar Pelatihan Tenaga Teknis Atletik Tingkat Dasar Nasional

18 Juli 2026 - 14:27 WITA

Trending di Olahraga