Menu ✖

Mode Gelap
Perangkat Daerah Tuntaskan 100 Persen RUP, Percepat Pengadaan dan Serapan Anggaran Pemprov NTB Andalkan Dana BTT dan Tim Reaksi Cepat Tangani Kerusakan Jalan Pasca Banjir Pemprov NTB Segera Luncurkan Aplikasi Aduan Cepat Kekerasan Perempuan dan Anak Pemprov NTB Mulai Terapkan Work From Home Kencan Berujung Maut, Pria asal Lombok Timur Dikeroyok Hingga Meninggal di Homestay Suranadi Pemprov NTB Matangkan Strategi Graduasi Kemiskinan Ekstrem

Headline

Usung Konsep Uma Lengge Bima, Paviliun NTB Pukau Pengunjung KRIYANUSA di Jakarta

badge-check


					Usung Konsep Uma Lengge Bima, Paviliun NTB Pukau Pengunjung KRIYANUSA di Jakarta Perbesar

JAKARTA — Setelah resmi dibuka pada pada 26–30 September 2026 kemarin, pameran KRIYANUSA menjadi ruang bagi para perajin diberbagai daerah untuk memperkenalkan hasil karyanya.

Dengan terselengaranya kegiatan tersebut, Ketua Dekranasda Provinsi NTB, Sinta Agathia M. Iqbal, menyampaikan apresiasi bahwa KRIYANUSA menjadi ruang bagi para perajin daerah untuk memperkenalkan karya terbaiknya kepada masyarakat luas.

Menurut Bunda Sinta, keikutsertaan NTB dalam KRIYANUSA tahun ini menjadi momentum untuk memperkenalkan kekayaan budaya daerah melalui produk kriya yang memiliki nilai ekonomi.

“NTB menghadirkan Paviliun NTB dengan mengusung konsep Uma Lengge dari Bima sebagai ikon utama,” ujar Sinta, Senin (28/9/2026).

Sinta (sapaan akrabnya) menyebut bahwa pertama kalinya NTB menghadirkan paviliun dengan konsep khusus pada ajang KRIYANUSA.

Ia juga memberikan apresiasi kepada para perajin dan seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam mempersiapkan keikutsertaan NTB pada KRIYANUSA 2026, termasuk dukungan dalam menghadirkan karya gerabah dan cukli sebagai bagian dari produk unggulan Paviliun NTB.

“Kami sangat mengapresiasi semangat gotong royong semua pihak. Dalam waktu yang singkat mereka mampu menghasilkan karya-karya berkualitas. Ini membuktikan bahwa kolaborasi mampu melahirkan produk kreatif yang membanggakan,” kata Sinta.

“Harapan kami, masyarakat tidak hanya membeli produk NTB, tetapi juga mengenal cerita, budaya, dan nilai yang terkandung di balik setiap karya. Dengan begitu, kriya tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi kreatif dan kesejahteraan para perajin.” ungkap Sinta.

Sebagai informasi tambahan, pameran KRIYANUSA adalah kerajinan (kriya) Nusantara berskala nasional yang diselenggarakan oleh Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas). KRIYANUSA 2026 tahun 2026 berlangsung di JICC Jakarta. (AL-04)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

NTB–Rumania Perluas Kerja Sama, dari EBT hingga Sister Province

28 September 2026 - 18:36 WITA

Terjebak di Perbatasan Myanmar, Kondisi Yanuar Sehat, Namun Kehabisan Bekal

28 September 2026 - 18:30 WITA

ITDC dan Polda NTB Uji Kesiapan Pengamanan melalui Simulasi Terpadu

28 September 2026 - 18:20 WITA

Diduga Jadi Korban TPPO di Myanmar, PMI asal Mataram Berhasil Diamankan KBRI

28 September 2026 - 17:41 WITA

Lulus PKN Tingkat II, Kadis Kominfo Mataram Siapkan Inovasi Pengelolaan Data Terpadu

26 September 2026 - 15:11 WITA

Trending di Headline