Menu

Mode Gelap
Perangkat Daerah Tuntaskan 100 Persen RUP, Percepat Pengadaan dan Serapan Anggaran Pemprov NTB Andalkan Dana BTT dan Tim Reaksi Cepat Tangani Kerusakan Jalan Pasca Banjir Pemprov NTB Segera Luncurkan Aplikasi Aduan Cepat Kekerasan Perempuan dan Anak Pemprov NTB Mulai Terapkan Work From Home Kencan Berujung Maut, Pria asal Lombok Timur Dikeroyok Hingga Meninggal di Homestay Suranadi Pemprov NTB Matangkan Strategi Graduasi Kemiskinan Ekstrem

Headline

Begini Langkah Cepat Gubernur Iqbal untuk Penyehatan APBD 2025

badge-check


					Begini Langkah Cepat Gubernur Iqbal untuk Penyehatan APBD 2025 Perbesar

MATARAM — Pengelolaan anggaran yang dilakukan Pemprov NTB pada pergeseran I APBD 2025 berjalan tepat sasaran. Baik dari efisiensi, transfer ke kabupaten dan kota maupun, hutang tahun sebelumnya.

“Setelah beberapa kali rapat bersama BPKAD, Bapenda, dan Bappeda sesuai arahan Pak Gub transfer untuk daerah senilai Rp 109 miliar terealisasi,” kata anggota Tim Transisi Pemprov NTB Lalu Pahrurrozi, kemarin.

Dijelaskan, dari pergeseran I, total Rp 109 Miliar dana bagi hasil diberikan untuk Kota Mataram Rp 9 miliar lebih, Kabupaten Lombok Barat Rp 11 miliar lebih, Kabupaten Lombok Utara Rp 6,9 miliar lebih, Kabupaten Lombok Tengah Rp 12,8 miliar lebih, Kabupaten Lombok Timur Rp 13, 8 miliar lebih.

Untuk Pulau Sumbawa, Kabupaten Sumbawa Rp 10,1 miliar lebih, Kabupaten Sumbawa Barat Rp 26,4 miliar lebih, Kabupaten Dompu Rp 7,08 miliar lebih, Kabupaten Bima Rp 8 miliar lebih, Kota Bima Rp 3,5 miliar lebih.

Termasuk dalam pergeseran I ini, kata Ojhie sapaan akrabnya, diberikan untuk bonus seluruh atlet NTB, jumlahnya lebih dari Rp 30 Miliar.

“Awalnya itu hanya diberikan bertahap, tapi Pak Gub minta supaya tuntas semua. Alhamdulillah, sebelum Idul Fitri diberikan semua,” bebernya.

Di tempat yang sama, anggota Tim Transisi Chairul Mahsul mengungkapkan, sasaran pergeseran I yang berpedoman pada intruksi presiden Nomor 1 Tahun 2025 juga menyasar hutang dari pihak ketiga terkait pekerjaan tahun 2024.
“Beban hutang kontraktual pun diselesaikan cepat. Jadi prioritas,” ucapnya.

Mantan Inspektur Provinsi NTB ini menambahkan, tambahan lain berasal dari tunggakan hutang BPJS dan pembayaran gaji ASN Provinsi NTB.

“Pergeseran awal ini sekaligus untuk menyehatkan kondisi APBD provinsi,” ujarnya.
Ia menyebut, komitmen Gubernur NTB untuk menurunkan kemiskinan secara signifikan dan rintisan program prioritas lima tahun kedepan juga sudah dimulai pada pergeseran I dan akan lebih mendapatkan penguatan di pergeseran II nantinya.
“Insya Allah pada Perubahan APBD NTB 2025 ini kondisi keuangan daerah ibaratnya juga sudah keluar dari ruang ICU,” tandasnya. (AL-03) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mahasiswa Kembali Desak Kejati NTB Tetapkan Anggota DPRD Penerima Gratifikasi

23 April 2026 - 16:32 WITA

Pengadaan Buku SD di Lotim Diusut Kejaksaan, Nama Terdakwa Kasus Chromebook Terseret

23 April 2026 - 16:28 WITA

Bank NTB Syariah Gandeng GOW Kota Mataram, Apresiasi Perempuan melalui Aksi Sosial di Momentum Hari Kartini 2026

23 April 2026 - 12:21 WITA

Balai Besar POM Mataram OTT 2 Pedagang Tramadol Ilegal di Lombok Timur

22 April 2026 - 01:08 WITA

393 Jemaah Calon Haji LOP 1 Siap Menuju Tanah Suci Hari Rabu

21 April 2026 - 17:11 WITA

Trending di Headline