MATARAM — BBPOM di Mataram kembali melanjutkan upaya penguatan kapasitas pendamping Koperasi Merah Putih melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) secara daring bagi Project Management Office (PMO) dan Business Assistant (BA) atau pendamping koperasi untuk wilayah Pulau Sumbawa yang diikuti oleh 37 peserta dengan rincian pria 23 orang dan wanita 14 orang.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) sebelumnya bagi PMO dan BA kabupaten/kota di Pulau Lombok yang diikuti oleh 83 peserta, terdiri atas 60 peserta pria dan 23 peserta wanita. Kegiatan tersebut berlangsung dengan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Melalui pelaksanaan Bimtek lanjutan ini, BBPOM di Mataram berkomitmen untuk terus memperluas pendampingan serta memperkuat kapasitas sumber daya manusia koperasi di wilayah Nusa Tenggara Barat.

Dalam sambutannya, Kepala BBPOM di Mataram, Yogi Abaso Mataram,S.SI, Apt. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan Koperasi Merah Putih (KMP). Melalui program inovasi KOPRA PASTI yang diinisiasi BBPOM di Mataram, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kompetensi para pendamping koperasi terkait pendistribusian obat dan makanan yang aman serta sesuai ketentuan.
“Hal tersebut dapat mencegah peredaran produk kedaluwarsa maupun produk tanpa izin edar, sehingga Koperasi Merah Putih dapat menjual produk obat dan makanan yang terdaftar, aman, dan bermutu baik,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu meningkatkan pemahaman dan kompetensi dalam melakukan pendampingan koperasi, khususnya dalam mendukung pengelolaan usaha yang memenuhi aspek keamanan pangan, mutu, serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.
BBPOM di Mataram berharap kegiatan Bimtek ini dapat semakin memperkuat sinergi lintas sektor serta mendorong terciptanya koperasi yang mandiri, berdaya saing, dan mampu menghadirkan produk yang aman serta berkualitas bagi masyarakat. (AL-03)













