Menu

Mode Gelap
Perangkat Daerah Tuntaskan 100 Persen RUP, Percepat Pengadaan dan Serapan Anggaran Pemprov NTB Andalkan Dana BTT dan Tim Reaksi Cepat Tangani Kerusakan Jalan Pasca Banjir Pemprov NTB Segera Luncurkan Aplikasi Aduan Cepat Kekerasan Perempuan dan Anak Pemprov NTB Mulai Terapkan Work From Home Kencan Berujung Maut, Pria asal Lombok Timur Dikeroyok Hingga Meninggal di Homestay Suranadi Pemprov NTB Matangkan Strategi Graduasi Kemiskinan Ekstrem

Berita

Kalapas Lombok Barat Dorong Hilirisasi Sabut Kelapa Lewat Produksi Cocomesh Warga Binaan

badge-check


					Kalapas Lombok Barat Dorong Hilirisasi Sabut Kelapa Lewat Produksi Cocomesh Warga Binaan Perbesar

LOMBOK BARAT — Lapas Kelas IIA Lombok Barat terus memperkuat program pembinaan kemandirian melalui pemanfaatan potensi lokal. Kepala Lapas Lombok Barat, M. Fadli, meninjau langsung proses pembuatan Coco Net (Coco Mesh) yang diproduksi warga binaan hasil kerja sama dengan PT. Ridho Bersama, Senin (6/7).

Pemantauan dilakukan untuk memastikan proses produksi berjalan optimal sekaligus memberikan motivasi kepada warga binaan agar terus mengembangkan keterampilan yang bernilai ekonomi. Coco Net merupakan produk berbahan dasar serat sabut kelapa yang diolah menjadi material ramah lingkungan dengan berbagai manfaat, sekaligus menjadi media pembinaan yang membekali warga binaan dengan keterampilan kerja.

Kalapas Lombok Barat, M. Fadli, menegaskan bahwa kolaborasi dengan dunia usaha menjadi langkah strategis dalam menghadirkan pembinaan yang produktif dan berorientasi pada kebutuhan pasar.

“Kami ingin warga binaan memiliki bekal keterampilan yang bermanfaat setelah kembali ke masyarakat. Melalui produksi Coco Net, mereka belajar mengolah sabut kelapa menjadi produk bernilai ekonomis. Ini merupakan bagian dari upaya mendorong hilirisasi produk sekaligus memperkuat pembinaan kemandirian di dalam lapas,” ujar Fadli.

Direktur PT. Ridho Bersama, Hasan Masysyath, menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung pembinaan warga binaan agar mampu menghasilkan produk yang memiliki nilai tambah dan daya saing.

“Kami siap mendukung pembinaan di Lapas Lombok Barat agar warga binaan dapat menghasilkan produk yang bernilai ekonomis. Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Semoga kerja sama ini terus berjalan secara sustainable dan berkelanjutan sehingga memberikan manfaat yang lebih luas,” ungkap Hasan.

Kerja sama ini menjadi wujud sinergi antara Lapas Lombok Barat dan dunia usaha dalam menciptakan program pembinaan yang produktif, meningkatkan keterampilan warga binaan, sekaligus mendukung pemanfaatan sumber daya lokal menjadi produk bernilai tambah sebagai bekal untuk kembali dan berkontribusi di tengah masyarakat. (AL-03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

MGPA Raih Penghargaan Penyelenggara FIM Grand Prix World Championship (IndonesianGP)

2 Juli 2026 - 20:02 WITA

Gubernur Iqbal Dukung Kanwil Ditjenpas Kembangkan Industri Kreatif hingga Perkuat Ketahanan Pangan di Lapas dan Rutan se-NTB

25 Juni 2026 - 20:53 WITA

ITDC Buka Penjualan Presale 1 Tiket Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

25 Juni 2026 - 18:25 WITA

ITDC Kembali Berstatus Persero, Siap Percepat Pengembangan Destinasi Pariwisata Kelas Dunia

23 Juni 2026 - 17:56 WITA

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda NTB Berikan Layanan Kesehatan Gratis kepada 11.772 Masyarakat

23 Juni 2026 - 16:06 WITA

Trending di Berita