Menu ✖

Mode Gelap
Perangkat Daerah Tuntaskan 100 Persen RUP, Percepat Pengadaan dan Serapan Anggaran Pemprov NTB Andalkan Dana BTT dan Tim Reaksi Cepat Tangani Kerusakan Jalan Pasca Banjir Pemprov NTB Segera Luncurkan Aplikasi Aduan Cepat Kekerasan Perempuan dan Anak Pemprov NTB Mulai Terapkan Work From Home Kencan Berujung Maut, Pria asal Lombok Timur Dikeroyok Hingga Meninggal di Homestay Suranadi Pemprov NTB Matangkan Strategi Graduasi Kemiskinan Ekstrem

Berita

Lansia 75 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Kangkung Ampenan

badge-check


					Lansia 75 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Kangkung Ampenan Perbesar

MATARAM — Seorang Perempuan Lansia (75 tahun) ditemukan meninggal dunia dalam posisi terlentang di Kolam Kangkung persawahan yang tergenang air di wilayah Kebon Talo, Kelurahan Ampenan Utara, Kecamatan Ampenan Kota Mataram pada Kamis 27 Februari 2025 sekitar pukul 09:00 wita.

Setelah mendapat Informasi terkait penemua mayat tersebut piket fungsi Polsek Ampenan bersama tim identifikasi Polresta Mataram langsung melakukan evakuasi ke lokasi penemuan mayat tersebut.

Kapolsek Ampenan AKP Gede Sukarta, kepada media ini menjelaskan bahwa informasi penemuan Mayat seorang Perempuan di persawahan di lingkungan Kebon Talo Ampenan diterima dari masyarakat yang kemudian langsung direspon dengan mengecek TKP serta melakukan evakuasi bersama tim identifikasi dan masyarakat sekitar.

Menurutnya, sesuai keterangan para saksi Korban ini merupakan warga Kecamatan Gunungsari. Kesehariannya Korban diketahui suka mencari siput di persawahan dan sering pergi beberapa hari tanpa pulang ke rumah. Korban diketahui sedikit memiliki riwayat gangguan psikologis sehingga sering tidak mengetahui kemana arah perginya.

Berdasarkan keterangan saksi, korban diperkirakan terpeleset saat sedang mencari siput di Kolam Kangkung milik warga Kebon Talo. Karena kolam tersebut tergenang air cukup tinggi sehingga korban diperkirakan terlalu banyak minum air persawahan sehingga mengakibatkan meninggal dunia.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di bagian tubuh korban. Oleh karenanya keluarga korban menerima dengan ikhlas bahwa peristiwa ini suatu musibah sehingga menolak untuk di otopsi. Saat ini Jenazah korban sudah di bawa ke rumah duka, “tutupnya. (AL-03) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Atasi Penyebaran Hoaks, Polres Lombok Timur Ingatkan Warga Bijak Bermedia Sosial

23 Oktober 2026 - 20:38 WITA

Perluas Jejaring Kemitraan, Bank NTB Syariah Jajaki Peluang Kerja Sama dengan PSMTI dan Marga Tun Hong

20 Oktober 2026 - 19:43 WITA

Tiba di NTB, Pangdam XXX/Rinambora Disambut Hangat Forkopimda

20 Oktober 2026 - 19:40 WITA

Pangdam XXX/Rinambora Mayjen TNI Edi Saputra Menerima Alih Kodal Kesatuan Baru TNI AD

17 Oktober 2026 - 08:14 WITA

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Pecahkan Rekor pengunjung, Dampak Ekonomi Tembus Rp5,2 Triliun

15 Oktober 2026 - 11:38 WITA

Trending di Berita