MATARAM — Pangdam XXX/Rinambora, Mayjen TNI Edi Saputra, S.I.P., M.Han melaksanakan koordinasi dengan pemerintah provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Dalam kegiatan ini, Pangdam dan rombongan bertemu langsung dengan Wakil Gubernur NTB, Senin, 26/10/2026.
Mayjen TNI Edi Saputra menyampaikan koordinasi awal ini berkaitan dengan kehadiran Kodam baru di wilayah NTB. “Jadi ada tugas-tugas yang kami laksanakan disesuaikan dengan program-program pembangunan yang dilaksanakan oleh provinsi. Gitu ya,” kata Edi.

Edi menegaskan hal ini dilakukan untuk melaksanakan tugas-tugas dalam rangka mendukung program Bapak Gubernur, pemerintah daerah maupun DPRD melalui komitmen untuk tetap menjaga ketahanan pangan, dan pengentasan kemiskinan.
“Intinya menjadikan masyarakat NTB ini lebih baik lagi, menjadi lebih maju lagi, lebih sejahtera lagi melalui program-program yang selama ini juga sebenarnya sudah berjalan,” tegas Edi.
Sebagai salah satu wilayah lumbung pangan nasional, Edi mengatakan akan terus mengawal program ketahanan pangan karena merupakan program unggulan dari Bapak Presiden Republik Indonesa. Karena itu, menurutnya akan terus memastikan ketahanan pangan baik pertanian, perikanan, peternakan, dan perkebunan.
Ia juga akan mendorong dengan adanya Kodam, Korem, Kodim, dan Koramil Tipe C yang ada di NTB untuk terus melaksanakan pengawasan ketahanan pangan.
“Sehingga kedaulatan pangan kita, ketahanan pangan kita itu dapat bisa menjamin, dapat memenuhi kebutuhan masyarakat kita, dapat menjadikan wilayah NTB ini menjadi tetap lumbung pangan nasional salah satunya seperti itu,” ujarnya.
Sesuai dengan program dari TNI Angkatan Darat, Ia menyatakan ke depan akan memiliki program rekrutmen karena akan membentuk satuan-satuan TNI Angkatan Darat berupa Batalyon.
Hal ini dilakukan untuk pengembangan organisasi TNI Angkatan Darat. Ia juga berharap rekrutmen dapat diisi oleh masyarakat di provinsi NTB dan nantinya akan menjadi seorang prajurit.
“Nah, kebutuhan awal tentu diatur secara bertahap, ya. Untuk tahun ini kita sudah memulai pendaftaran, sudah mulai pembukaan untuk menjadi prajurit TNI, nanti pendidikannya dimulai pada awal tahun depan. Dan kebetulan di NTB ini juga nanti menyelenggarakan pendidikan untuk 1.000 orang,” pungkasnya. (AL-04)













