Menu

Mode Gelap
Perangkat Daerah Tuntaskan 100 Persen RUP, Percepat Pengadaan dan Serapan Anggaran Pemprov NTB Andalkan Dana BTT dan Tim Reaksi Cepat Tangani Kerusakan Jalan Pasca Banjir Pemprov NTB Segera Luncurkan Aplikasi Aduan Cepat Kekerasan Perempuan dan Anak Pemprov NTB Mulai Terapkan Work From Home Kencan Berujung Maut, Pria asal Lombok Timur Dikeroyok Hingga Meninggal di Homestay Suranadi Pemprov NTB Matangkan Strategi Graduasi Kemiskinan Ekstrem

Headline

Pemprov NTB Gerak Cepat Tangani Dampak Banjir di Lobar dan Loteng

badge-check


					Pemprov NTB Gerak Cepat Tangani Dampak Banjir di Lobar dan Loteng Perbesar

MATARAM — Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal memerintahkan jajaran BPBD, Dinas Sosial, Baznas serta Dinas Kesehatan untuk bergerak cepat menangani dampak banjir yang melanda Kabupaten Lombok Barat dan Kabupaten Lombok Tengah pada Selasa malam (13/1/2026).

Gubernur Iqbal menekankan penanganan harus dilakukan secara cepat, tepat, dan terukur, dengan prioritas utama keselamatan masyarakat mengingat kondisi banjir yang belum surut.

Pemerintah Provinsi NTB juga memastikan pemenuhan kebutuhan dasar mendesak bagi warga terdampak, seperti terpal, matras, makanan siap saji, serta kebutuhan bayi dan anak.

Juru Bicara Pemprov NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik yang juga Kepala Dinas Kominfotik menyampaikan bahwa, berdasarkan laporan terbaru dari BPBD NTB, terdapat satu orang korban jiwa akibat banjir di Lombok Barat.

“Korban meninggal dunia adalah seorang warga bernama Ibu NR,berusia 69 tahun, yang berasal dari Sekotong,” tandasnya.

Dirinya menjelaskan, koordinasi intensif antara BPBD Provinsi NTB dengan BPBD Kabupaten Lombok Barat dan Lombok Tengah, termasuk pelaksanaan assessment langsung ke lokasi terdampak serta diseminasi informasi kebencanaan. Personel TRC-PB, unsur TNI/Polri, aparatur desa/kecamatan, serta masyarakat turut dilibatkan untuk memastikan respons lapangan.

“Gubernur meminta seluruh perangkat daerah terkait memastikan langkah-langkah darurat berjalan, serta semua upaya yang bisa dilakukan untuk meringankan beban warga terdampak segera dilaksanakan,” tegasnya.

Di Lombok Barat, banjir terjadi di Kecamatan Sekotong, Desa Persiapan Pengantap, dengan dampak 570 KK atau 1.711 jiwa terdampak, dan kondisi banjir dilaporkan belum surut. Sementara di Lombok Tengah, banjir terjadi di Kecamatan Praya Barat Daya meliputi Desa Montong Ajang dan Desa Kabul, serta update lokasi terdampak bertambah di Kecamatan Praya Barat, Desa Selong Belanak.

Berdasarkan data sementara hingga pukul 23.00 WITA, di Desa Montong Ajang tercatat 50 KK terdampak dengan 50 unit rumah terendam, sedangkan di Desa Kabul terdapat 250 KK terdampak dengan 250 unit rumah terendam. Pendataan di Selong Belanak masih terus dilakukan oleh tim di lapangan.

Kepala Dinas Kesehatan NTB, Hamzi Fikri memastikan kesiapan tim kesehatan beserta sarana prasarana penanganan darurat untuk mengantisipasi dampak kesehatan pascabanjir dan sampai saat ini, Kepala BPBD NTB, Sadimin juga terus melaporkan perkembangan terkini di lapangan, termasuk kondisi banjir yang belum surut dan kebutuhan mendesak warga. Demikian pula Kepala Dinas Sosial NTB, Masyhuri bersama Baznas NTB terus melaporkan kesiapan dukungan logistik dan penyaluran bantuan. (AL-03) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pocari Sweat Run Perkuat Sport Tourism dan Ekonomi NTB

12 Juli 2026 - 00:19 WITA

Tindak Lanjuti Arahan Presiden, Gubernur NTB Gerak Cepat Bahas Program Strategis

11 Juli 2026 - 11:04 WITA

Di Momentum Usia ke-54 Gubernur Iqbal, Presiden Prabowo Titip Lima Pesan untuk NTB 

11 Juli 2026 - 10:58 WITA

Presiden Prabowo Merasa Berutang kepada Rakyat NTB

10 Juli 2026 - 20:23 WITA

Presiden Prabowo Resmikan Bendungan Meninting Lombok Barat

10 Juli 2026 - 19:35 WITA

Trending di Headline