Menu

Mode Gelap
Perangkat Daerah Tuntaskan 100 Persen RUP, Percepat Pengadaan dan Serapan Anggaran Pemprov NTB Andalkan Dana BTT dan Tim Reaksi Cepat Tangani Kerusakan Jalan Pasca Banjir Pemprov NTB Segera Luncurkan Aplikasi Aduan Cepat Kekerasan Perempuan dan Anak Pemprov NTB Mulai Terapkan Work From Home Kencan Berujung Maut, Pria asal Lombok Timur Dikeroyok Hingga Meninggal di Homestay Suranadi Pemprov NTB Matangkan Strategi Graduasi Kemiskinan Ekstrem

Berita

Pencarian Hari Kedua Korban Kapal Terbakar di Selat Lombok, 2 Helikopter

badge-check


					Pencarian Hari Kedua Korban Kapal Terbakar di Selat Lombok, 2 Helikopter Perbesar

LOMBOK BARAT — Memasuki hari kedua pelaksanaan operasi SAR, Kamis (13/8), Tim SAR Gabungan mengintensifkan pencarian korban insiden terbakarnya kapal penumpang di perairan Selat Lombok melalui jalur udara. Kantor SAR Mataram bersinergi dengan SGi Air Bali dengan menerbangkan dua unit helikopter yang didukung oleh Finns Search and Rescue dari Benoa, Bali.

Helikopter pertama diberangkatkan dari Bali pada pukul 12.59 WITA dan tiba di Pelabuhan Lembar pukul 13.33 WITA. Tiga menit kemudian, helikopter tersebut langsung mengudara menuju area pencarian yang telah ditentukan. Usai menyelesaikan penyisiran udara, helikopter pertama kembali mendarat di Pelabuhan Lembar pukul 14.27 WITA sebelum bertolak kembali ke Bali.

Kemudian dilanjutkan dengan helikopter kedua yang tiba di Pelabuhan Lembar pada pukul 15.36 WITA untuk melaksanakan misi pencarian serupa. Helikopter kedua kembali mendarat di Pelabuhan Lembar pukul 16.30 WITA sebelum akhirnya kembali ke Bali. Dalam misi penerbangan udara ini, personel Kantor SAR Mataram turut serta on board untuk memantau langsung titik-titik pencarian dari udara.

Sementara tim SAR gabungan yang berada di perairan tetap mengoptimalkan pencarian menggunakan KN SAR Arjuna dan RIB 02 Mataram. Berdasarkan laporan yang masuk ke Posko SAR, hingga saat ini masih tercatat 5 orang yang belum ditemukan.

Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, menyatakan bahwa pengerahan armada udara menjadi salah satu strategi penting untuk memperluas jangkauan pencarian, mengingat luasnya area perairan Selat Lombok.

“Pada hari kedua ini, kami memperkuat operasi pencarian melalui udara dengan menerbangkan dua unit helikopter SGi Air Bali yang didukung oleh Finns Search and Rescue, di mana personel kami turut on board di dalam penerbangan tersebut,” kata Muhamad Hariyadi.

Hingga pukul 18.00 WITA, penyisiran yang dilakukan oleh tim darat, laut, maupun udara masih belum membuahkan hasil (nihil) dan akan dilanjutkan kembali keesokan harinya. (AL-03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Satbrimob Polda NTB Tunaikan Misi Kemanusiaan Pasca Gempa di Ende dan Sikka NTT

6 September 2026 - 21:07 WITA

Aruna Senggigi Dorong Kreativitas dan Daya Saing Anak Melalui Lomba Mewarnai

6 September 2026 - 17:05 WITA

Ketahui Penyebab Cacing Muncul di Kamar Mandi dan Cara Mengatasinya

5 September 2026 - 16:26 WITA

ITDC Siapkan Sensasi Baru Nonton MotoGP di Mandalika, Pengunjung Bisa Nginap di Camping Ground Tepi Pantai Kuta

5 September 2026 - 06:44 WITA

Gandeng BPKP NTB, Wali Kota Bima Tegaskan Komitmen Tata Kelola Anggaran Transparan dan Akuntabel

4 September 2026 - 16:33 WITA

Trending di Berita