Menu

Mode Gelap
Perangkat Daerah Tuntaskan 100 Persen RUP, Percepat Pengadaan dan Serapan Anggaran Pemprov NTB Andalkan Dana BTT dan Tim Reaksi Cepat Tangani Kerusakan Jalan Pasca Banjir Pemprov NTB Segera Luncurkan Aplikasi Aduan Cepat Kekerasan Perempuan dan Anak Pemprov NTB Mulai Terapkan Work From Home Kencan Berujung Maut, Pria asal Lombok Timur Dikeroyok Hingga Meninggal di Homestay Suranadi Pemprov NTB Matangkan Strategi Graduasi Kemiskinan Ekstrem

Headline

Rektorat UMMAT Temukan Ratusan Slip Palsu Pembayaran SPP Mahasiswa

badge-check


					Kampus Universitas Muhammadiyah Mataram (foto istimewa) Perbesar

Kampus Universitas Muhammadiyah Mataram (foto istimewa)

MATARAM–Praktek pemalsuan slip pembayaran Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) mahasiswa terjadi di Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT).

Ada ratusan slip palsu ditemukan. Praktek curang ini diduga melibatkan oknum mahasiswa baik sebagai pelaku dan juga menjadi korban. Wakil Rektor (WR) I UMMAT Syafril menjelaskan, kasus ini terkuak saat tim validasi slip pembayaran SPP melakukan kroscek ke bank. Ketika dicocokkan antara slip pembayaran SPP yang diserahkan oknum mahasiswa ke kampus dengan data di bank, tidak ditemukan kecocokan. Terdapat sejumlah identitas mahasiswa tidak tercantum di bank telah melakukan pembayaran SPP. ” Pihak kampus merasa dirugikan,” jelasnya.

Saat ini sekitar 248 mahasiswa sedang didalami oleh tim yang dibentuk oleh kampus. Pihaknya sudah meminta klarifikasi sejumlah mahasiswa. Nantinya dari hasil klarifikasi ini akan diketahui mana yang menjadi pelaku, perantara dan korban. ”Barulah nanti sanksi akan diambil,” tegasnya.

Terpisah Rektor UMMAT Abdul Wahab menegaskan, pihaknya tengah menuntaskan persoalan ini. Pihaknya lalu membentuk tim internal untuk
menyelesaikan masalah yang terjadi sebelum dirinya menjadi sebagai rektor.
Berdasarkan hasil klarifikasi dan hasil telaah dokumen dari bank,ada mahasiswa yang menjadi korban, ada yang menjadi perantara, dan ada yang menjadi aktor. ”Hasil penyelidikan tim, (pemalsuan) semua dilakukan oleh oknum mahasiswa sendiri,” terangnya.

Pihaknya akan mengambil tindakan tegas berupa pemberian sanksi sesuai bentuk pelanggaran kepada oknum mahasiswa yang terlibat dalam kasus ini.
Namun jika nanti ditemukan keterlibatan oknum rektorat maupun dosen, maka pihaknya akan mengambil langkah tegas sesuai kode etik dan peraturan yang berlaku di UMMAT. ” Bahkan jikalau sudah sangat meresahkan dan merugikan institusi, maka saya tidak akan segan-segan memabawa persoalan ini ke pihak yang berwajib,” tegasnya. (AL-03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pengurus Dekopinwil NTB Resmi Dikukuhkan, Gubernur Iqbal Titip Dua Tugas Besar

21 Juli 2026 - 19:31 WITA

Bupati Zaini hingga Dirut PT AMGM Jalani Pemeriksaan di Gedung KPK

21 Juli 2026 - 13:10 WITA

Ditangkap KPK, Bupati Lobar Zaini Dibawa ke Jakarta

21 Juli 2026 - 08:27 WITA

Bupati Lombok Barat di OTT KPK, Sejumlah Terduga Pelaku Lainnya Turut Diangkut

20 Juli 2026 - 20:03 WITA

Pemprov NTB Perkuat Pengawasan MBG, SPPG Tak Patuh akan Dievaluasi

19 Juli 2026 - 19:04 WITA

Trending di Headline