Menu

Mode Gelap
Perangkat Daerah Tuntaskan 100 Persen RUP, Percepat Pengadaan dan Serapan Anggaran Pemprov NTB Andalkan Dana BTT dan Tim Reaksi Cepat Tangani Kerusakan Jalan Pasca Banjir Pemprov NTB Segera Luncurkan Aplikasi Aduan Cepat Kekerasan Perempuan dan Anak Pemprov NTB Mulai Terapkan Work From Home Kencan Berujung Maut, Pria asal Lombok Timur Dikeroyok Hingga Meninggal di Homestay Suranadi Pemprov NTB Matangkan Strategi Graduasi Kemiskinan Ekstrem

Berita

Cegah Peredaran Produk Berbahaya, Komunitas Pasar Kota Raja Lotim Dibimbing Tentang Keamanan Pangan

badge-check


					Cegah Peredaran Produk Berbahaya, Komunitas Pasar Kota Raja Lotim Dibimbing Tentang Keamanan Pangan Perbesar

LOMBOK TIMUR — Dalam rangka menindaklanjuti hasil pertemuan Advokasi Program Nasional Keamanan Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS), Desa Pangan Aman, dan Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas (PPABK) Tahun 2026 di Kabupaten Lombok Timur, diselenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Penyuluhan Komunitas Pasar di Pasar Kota Raja, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur, Rabu (20/5).

Kegiatan tersebut diikuti oleh 21 peserta yang berasal dari pedagang, petugas pengelola pasar, dan perwakilan dari Dinas Perdagangan Kabupaten Lombok Timur yang bertugas dalam pembinaan dan pengawasan pasar intervensi tahun 2026.

Bimbingan teknis ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas komunitas pasar dalam melakukan pengawasan keamanan pangan secara mandiri. Melalui pemberdayaan komunitas pasar, diharapkan para petugas pasar mampu mengendalikan peredaran pangan yang mengandung bahan berbahaya sehingga tercipta lingkungan pasar yang aman dan sehat bagi masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan berbagai materi edukatif terkait keamanan pangan, di antaranya pengenalan Program Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas (PPABK), pemahaman tentang keamanan pangan dan ciri-ciri pangan yang mengandung bahan berbahaya, edukasi Cek KLIK (Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa), pengenalan layanan Call Center Hallo BPOM/ULPK, serta penerapan 5 Kunci Keamanan Pangan di Sarana Peredaran.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, pengelola pasar, dan masyarakat dapat semakin kuat dalam mendukung terciptanya pasar yang aman, sehat, dan bebas dari pangan berbahaya di Kabupaten Lombok Timur. (AL-03) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dapur Usaha Kue di Gunungsari Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 50 Juta

19 Mei 2026 - 06:39 WITA

Idul Adha Sebentar Lagi, Tempat Hiburan Malam di Lingsar Mulai Disambangi TNI-Polri

17 Mei 2026 - 12:26 WITA

Pria di Gunungsari Diamankan Polisi Usai Rusak Tembok Rumah Warga, Diduga Gangguan Jiwa

15 Mei 2026 - 14:51 WITA

Pasar Perumnas dan Kelurahan Ampenan Selatan Masuk 5 Besar Nasional Lomba Keamanan Pangan BPOM 2026

12 Mei 2026 - 01:49 WITA

AKP Wiwin Widarti Susun Langkah Cepat Amankan Wilayah Lingsar

10 Mei 2026 - 21:34 WITA

Trending di Berita