Menu ✖

Mode Gelap
Perangkat Daerah Tuntaskan 100 Persen RUP, Percepat Pengadaan dan Serapan Anggaran Pemprov NTB Andalkan Dana BTT dan Tim Reaksi Cepat Tangani Kerusakan Jalan Pasca Banjir Pemprov NTB Segera Luncurkan Aplikasi Aduan Cepat Kekerasan Perempuan dan Anak Pemprov NTB Mulai Terapkan Work From Home Kencan Berujung Maut, Pria asal Lombok Timur Dikeroyok Hingga Meninggal di Homestay Suranadi Pemprov NTB Matangkan Strategi Graduasi Kemiskinan Ekstrem

Daerah

Akhirnya, Pembangunan Pelabuhan Teluk Santong Dimulai

badge-check

SUMBAWA- Setelah bertahun-tahun usaha membangun pelabuhan teluk Santong, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa gagal kini terwujud.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi bersama Gubernur NTB Zulkieflimansyah dan Bupati Sumbawa H.Mahmud Abdullah melakukan ground breaking sebagai pertanda dimulainya pembangunan pelabuhan teluk Santong Rabu (11/1/2023). Hadir juga Staf Ahli Menteri Perhubungan, Pejabat dari Bea Cukai, dan sejumlah kepala OPD dari Provinsi NTB maupun Kabupaten Sumbawa.

Gubernur NTB Zulkieflimansyah mengatakan bahwa perjalanan panjang selalu dimulai dengan langkah pertama. Persoalan Teluk Santong ini sudah lama. Pemerintah tidak ingin setiap panen selalu ada kegaduhan persoalan harga.
“Makanya ketika saya tahu akan langsung ground breaking, saya batalkan ketemu menteri di Jakarta. Saya memilih ke Sumbawa,” kata Gubernur Zul.

Karena kalau tidak dimulai, urusan teluk Santong tidak selesai-selesai. “Bahkan Saya minta kepada Pak Yanuar (investor), bisa tidak pembangunan pelabuhan ini selesai 10 bulan?” katanya.

Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi menegaskan cita-cita Bapanas sesuai arahan bapak presiden itu jaga harga di tingkat petani, peternak dan jaga inflasi. Jadi jaga hulu hilir. Kalau dulu Kementerian Pertanian lebih di hulu, Kementerian Perdagangan di hilir, tapi sekarang ada Badan Pangan Nasional yang tugasnya mengatur hulu hilir. “Jadi kita dibuat conection dari hulu ke hilir. Kalau dua tiga bulan lalu, Pak Gubernur selalu telepon komplain mengenai harga, besok-besok (setelah ada pelabuhan teluk Santong) tidak akan ada lagi,” tegasnya

Nanti investornya akan membangun Selo-selo dengan kapasitas 3000 x 8 atau 24 ribu ton. ”Selo itu akan kita tanam di sini. Dryer tanam di sini. Dan nanti dermaganya yang kapasitas bisa masuk kapal dengan kapasitas sampai 30 ribu ton,” jelasnya.

Kalau ini terwujud, maka tidak ada lagi anterian kapal sampai satu minggu di pelabuhan. “Untuk itu kita bersyukur kita punya gubernur yang sangat cepat merespon masalah ini,” kata Arief.

Sebelumnya Bupati Sumbawa H Mahmud Abdullah berterima kasih kepada pihak perusahaan yang berniat membangun pelabuhan teluk Santong ini. Menurutnya telah diusulkan sejak 2018 silam. Karena kondisi pelabuhan Badas tidak mungkin untuk diperluas. Antrian kapal bongkar muat cukup lama. Bisa sampai satu minggu. Sementara hasil jagung cukup besar. Belum lagi potensi peternakan dan tambak.

Sementara itu Yanuar investor yang akan membangun dermaga teluk Santong ini mengakui Sumbawa memiliki potensi yang sangat besar. Bahkan sudah sejak tahun 2022 lalu pihaknya sudah mengirim tim melakukan survey untuk melakukan investasi di Sumbawa. “Jika tahun ini produksi jagung bisa 1,5 juta ton, beberapa tahun ke depan bisa meningkat. Ini butuh infrastruktur. Jadi kami hadir di sini untuk membawa solusi lah,” ujarnya.

Menurutnya, pihaknya akan membangun sebuah dermaga agar petani bisa menjual hasil pertaniannya dengan harga yang bagus.

Setelah ground breaking, Gubernur Zul mengajak tamu-tamunya melihat pelabuhan ikan teluk Santong. Setelah itu Gubernur juga mengajak rombongan lihat potensi peternakan di Kecamatan Labangka. (AL-05)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BRIDA Kota Mataram Umumkan Para Juara LKTI dan Teknologi Tepat Guna 2026

8 Oktober 2026 - 15:57 WITA

Perkuat Keamanan Komunikasi Bali-Nusra, Komlekdam IX/Udayana dan Balmon Denpasar Mantapkan Sinergi

23 September 2026 - 18:14 WITA

IX/Udayana Lepas Satgas Komlek Ke Perbatasan RI-RDTL

21 September 2026 - 20:35 WITA

BADKO HMI Laporkan Kasus Reklamasi Pantai Amahami ke Polda NTB, Dua Wali Kota Bima Disenggol

17 September 2026 - 18:55 WITA

Pastikan Keselamatan Personel, Komlekdam IX/Udayana Cek Instalasi Listrik Rumah Dinas di Kepaon

17 September 2026 - 13:34 WITA

Trending di Daerah