LOMBOK TIMUR – Balai Besar POM (BBPOM) di Mataram menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Komunitas Program Nasional Desa Pangan Aman di Desa Sukamulia dan Desa Telagawaru, Kabupaten Lombok Timur. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan pemahaman dan penerapan keamanan pangan di tingkat desa.
Bimtek diikuti oleh masing-masing 20 peserta dari berbagai unsur masyarakat, seperti kader kesehatan, pelaku usaha pangan, remaja, ibu hamil, dan ibu menyusui. Kegiatan dibuka oleh Kepala Desa Sukamulia, Ismail, dan Kepala Desa Telagawaru, Muhammad Rohdi, yang menyampaikan apresiasi atas pendampingan BBPOM di Mataram dalam mewujudkan desa yang peduli terhadap keamanan pangan.

Dalam sambutannya, kedua Kpala Desa Sukamulia dan Telagawaru (Ismail dan Muhammad Rohdi) menekankan pentingnya keamanan pangan sebagai kebutuhan dasar yang berpengaruh terhadap kesehatan dan kualitas hidup masyarakat. “Seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menciptakan lingkungan pangan yang aman serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memilih dan mengonsumsi pangan yang memenuhi persyaratan keamanan,” tegasnya
Ketua Tim Informasi dan Komunikasi 2 BBPOM di Mataram, Rosita Mardiani, S.T.P., menjelaskan bahwa Bimtek Komunitas merupakan tindak lanjut dari Bimtek Kader yang telah dilaksanakan sebelumnya. Kegiatan ini bertujuan memperluas edukasi keamanan pangan kepada berbagai kelompok masyarakat sehingga tercipta sinergi dalam mendukung terwujudnya Desa Pangan Aman yang mandiri dan berkelanjutan.
Materi yang diberikan meliputi bahaya pangan, pencegahan stunting, gizi seimbang, pemahaman Informasi Nilai Gizi (ING), serta edukasi Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa) dan penggunaan aplikasi BPOM Mobile. Selain itu, peserta didorong untuk menerapkan prinsip keamanan pangan mulai dari lingkungan keluarga hingga usaha pangan yang dikelola.
Melalui kegiatan ini, BBPOM di Mataram berharap masyarakat dapat mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari sehingga tercipta pangan yang aman, sehat, dan bermutu, serta mendukung terwujudnya budaya keamanan pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Lombok Timur. (AL-03)













