Menu

Mode Gelap
Perangkat Daerah Tuntaskan 100 Persen RUP, Percepat Pengadaan dan Serapan Anggaran Pemprov NTB Andalkan Dana BTT dan Tim Reaksi Cepat Tangani Kerusakan Jalan Pasca Banjir Pemprov NTB Segera Luncurkan Aplikasi Aduan Cepat Kekerasan Perempuan dan Anak Pemprov NTB Mulai Terapkan Work From Home Kencan Berujung Maut, Pria asal Lombok Timur Dikeroyok Hingga Meninggal di Homestay Suranadi Pemprov NTB Matangkan Strategi Graduasi Kemiskinan Ekstrem

Headline

Bupati LAZ Klarifikasi Tuduhan Penghinaan kepada Wakil Bupati Lombok Barat

badge-check


					Bupati LAZ Klarifikasi Tuduhan Penghinaan kepada Wakil Bupati Lombok Barat Perbesar

LOMBOK BARAT — Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) mengklarifikasi terkait tuduhan penghinaan kepada Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha.

Dirinya mengatakan tuduhan ini adalah fitnah yang kejam. “Saya tidak pernah melakukan seperti yang dituduhkan,” ujar LAZ melalui video singkat yang tersebar, Jum’at (30/5).

Bahkan Bupati Lobar ini meminta pihak yang menuduhnya untuk membuktikannya, “Silahkan tunjukkan kalau memang memiliki bukti, dimana dan kapan saya melakukan itu semuanya”, terangnya.

Kemudian LAZ menghimbau kepada seluruh warga Lombok Barat untuk menjaga persatuan dan tidak mudah terpengaruh dengan berbagai propaganda. Ia juga meminta kepada yang menyebarkan fitnah ini agar segera bertaubat.

Diketahui Bupati Lombok Barat saat ini sedang menunaikan ibadah haji di Makkah Saudi Arabia.

Sementara Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha (Ummi Adha) mengaku tidak punya hubungan dan tidak mengenal dengan Solidaritas Ummi Nurul Adha (SUNAH) yang mengecam Bupati LAZ. “Saya tidak ada hubungannya dengan SUNAH, saya tidak mengenal ketuanya, saya tidak punya hubungan dengan meraka, apalagi akan mengkoordinir mereka untuk demo,” terang Ummi Adha.

Ia juga menjelaskan, bahwa hubungannya dengan bupati sangat baik dan sangat harmonis, bahkan kebijakan dan keputusan adalah hasil diskusinya berdua bersama Bupati LAZ.

“Pak bupati selalu meminta tanggapan dari saya, pak bupati juga melibatkan saya, pak bupati juga memberikan arahan., saya menindaklanjuti arahan beliau, saya juga diberikan peran-peran yang luar biasa oleh bapak bupati, jadi tidak ada beliau akan menganggap saya sebagai ban serep seperti yang dituduhkan oleh kelompok tersebut,” jelasnya.

Ummi Adha mengaku ada hubungan kekeluargaan dengan Bupati LAZ yang membuat dirinya lebih banyak bersikap diluar tugas sebagai bupati dan wakil bupati.

“Saya menganggap beliau sebagai kakak saya, dan beliau bersikap menganggap saya adiknya, inilah yang membuat hubungan kami baik-baik saja dan sangat harmonis,” ujarnya.

Selanjutnya Ummi Adha berharap kepada kelompok SUNAH untuk bertaubat dan membangun suasana yang kondusif, jangan sampai ada lagi gerakan dari barisan santri yang marah karena gerakan SUNAH.

“Mari kita bersama-sama membangun Lombok Barat dengan harmonis dan hati yang damai,” kata Ummi Adha di akhir videonya. (AL-03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mahasiswa Kembali Desak Kejati NTB Tetapkan Anggota DPRD Penerima Gratifikasi

23 April 2026 - 16:32 WITA

Pengadaan Buku SD di Lotim Diusut Kejaksaan, Nama Terdakwa Kasus Chromebook Terseret

23 April 2026 - 16:28 WITA

Bank NTB Syariah Gandeng GOW Kota Mataram, Apresiasi Perempuan melalui Aksi Sosial di Momentum Hari Kartini 2026

23 April 2026 - 12:21 WITA

Balai Besar POM Mataram OTT 2 Pedagang Tramadol Ilegal di Lombok Timur

22 April 2026 - 01:08 WITA

393 Jemaah Calon Haji LOP 1 Siap Menuju Tanah Suci Hari Rabu

21 April 2026 - 17:11 WITA

Trending di Headline