Menu

Mode Gelap
Perangkat Daerah Tuntaskan 100 Persen RUP, Percepat Pengadaan dan Serapan Anggaran Pemprov NTB Andalkan Dana BTT dan Tim Reaksi Cepat Tangani Kerusakan Jalan Pasca Banjir Pemprov NTB Segera Luncurkan Aplikasi Aduan Cepat Kekerasan Perempuan dan Anak Pemprov NTB Mulai Terapkan Work From Home Kencan Berujung Maut, Pria asal Lombok Timur Dikeroyok Hingga Meninggal di Homestay Suranadi Pemprov NTB Matangkan Strategi Graduasi Kemiskinan Ekstrem

Hukrim

Diduga Pelaku Pemalsuan Stiker VIP MotoGP Mandalika Ditangkap, Kerugian Penyelenggara Capai 1,1 Milyar

badge-check


					Diduga Pelaku Pemalsuan Stiker VIP MotoGP Mandalika Ditangkap, Kerugian Penyelenggara Capai 1,1 Milyar Perbesar

MATARAM – Gelaran MotoGP Indonesia 2025 di Sirkuit Mandalika ternyata dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk mencari keuntungan dengan cara ilegal. Seorang pria berinisial MSU (34), asal Jawa dan berdomisili di Lombok Tengah, ditangkap Tim Resmob dan Unit Tipidter Satreskrim Polresta Mataram karena diduga memalsukan puluhan stiker kendaraan VIP “Indonesia GP 2025” atau Car Pass VIP Indonesia GP 2025.

MSU diamankan pada Senin (6/10/2025) di wilayah Dasan Cermen, Cakranegara, tempatnya menjalankan usaha percetakan. Penangkapan dilakukan setelah penyelidikan intensif berdasarkan laporan resmi dari Tim Organising Committee Indonesia GP 2025 (ITDC–MGPA) yang masuk ke Polresta Mataram pada 3 Oktober 2025, tepat saat hari pertama penyelenggaraan MotoGP berlangsung di Mandalika.

Kasat Reskrim Polresta Mataram AKP Regi Halili S.Tr.K., S.I.K., melalui Kanit Tipidter Satreskrim Polresta Mataram Ipda Imamul Ahyar SH., membenarkan penangkapan tersebut.

“Setelah serangkaian penyelidikan, kami berhasil mengamankan terduga pelaku di lokasi usahanya. Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengakui telah memproduksi stiker palsu tersebut atas pesanan dua orang berinisial N dan A,” ujar Ipda Imamul Ahyar.

Menurut keterangan pelaku, N dan A masing-masing memesan 50 lembar stiker VIP untuk kendaraan mereka, dengan bayaran Rp50 ribu per lembar. MSU kemudian mencetak sendiri seluruh stiker palsu itu menggunakan peralatan percetakan di tokonya.

“Yang lebih mengejutkan, terduga mengaku sudah dua kali musim MotoGP berturut-turut membuat stiker palsu serupa, dan pemesannya masih orang yang sama,” tambah Ipda Imamul Ahyar.

Akibat aksi pemalsuan tersebut, pihak penyelenggara mengaku mengalami kerugian mencapai Rp1.140.000.000 (satu milyar seratus empat puluh juta rupiah), karena stiker palsu itu berpotensi disalahgunakan untuk mengakses area eksklusif di sekitar sirkuit.

Barang bukti berupa puluhan lembar stiker kendaraan VIP palsu bertuliskan “Indonesia GP 2025” turut diamankan dari lokasi percetakan. Sementara MSU kini sedang menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Mataram.

“Terduga kami jerat dengan Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan dokumen dan surat berharga, dengan ancaman hukuman pidana. Kami juga masih mengembangkan kasus ini untuk menelusuri peran para pemesan,” tegas Kanit Tipidter.

Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar tidak tergiur untuk memanfaatkan momen besar seperti MotoGP dengan tindakan melanggar hukum. Polisi memastikan akan menindak tegas siapa pun yang mencoba melakukan pemalsuan atau penyalahgunaan fasilitas resmi penyelenggara. (AL-03) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Penggerebekan di Ampenan, Polisi Amankan 9 Pria dan BB Shabu

9 April 2026 - 13:20 WIB

Polda NTB Kantongi Titik Perjudian Omset Besar di Mataram, Operasi Segera Digelar

9 April 2026 - 12:46 WIB

Diduga Gelapkan BPKB Mobil Rp90 Juta, Pria di Lombok Barat Diamankan Polisi

8 April 2026 - 07:24 WIB

Tiga Muda-mudi di Narmada Digerebek Polisi Saat Asyik Pesta Shabu

7 April 2026 - 06:20 WIB

Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Motor di Sekotong, Dua Pelaku Utama Diamankan

7 April 2026 - 06:01 WIB

Trending di Hukrim