Menu ✖

Mode Gelap
Perangkat Daerah Tuntaskan 100 Persen RUP, Percepat Pengadaan dan Serapan Anggaran Pemprov NTB Andalkan Dana BTT dan Tim Reaksi Cepat Tangani Kerusakan Jalan Pasca Banjir Pemprov NTB Segera Luncurkan Aplikasi Aduan Cepat Kekerasan Perempuan dan Anak Pemprov NTB Mulai Terapkan Work From Home Kencan Berujung Maut, Pria asal Lombok Timur Dikeroyok Hingga Meninggal di Homestay Suranadi Pemprov NTB Matangkan Strategi Graduasi Kemiskinan Ekstrem

Daerah

Gelombang Tinggi Terjang Pesisir Mataram, Rumah Warga Rusak

badge-check


					Rumah warga di Lingkungan Mapak  Indah dan  Mapak Belatung Kelurahan Jempong Baru Kecamatan Sekarbela Kota Mataram rusak berat. (istimewa//BPBD NTB)

Perbesar

Rumah warga di Lingkungan Mapak Indah dan Mapak Belatung Kelurahan Jempong Baru Kecamatan Sekarbela Kota Mataram rusak berat. (istimewa//BPBD NTB)

MATARAM–Gelombang tinggi yang menerjang pesisir di Kota Mataram terjadi pukul 20.00 Wita, Kamis (22/12/2022) menyebabkan abrasi di sejumlah wilayah.

Bahkan tiga rumah di Lingkungan Mapak Indah dan Mapak Belatung Kelurahan Jempong Baru Kecamatan Sekarbela Kota Mataram rusak berat akibat terkikisnya pondasi rumah. Sebanyak 17 Kepala Keluarga (KK) kena dampak.Sebanyak 17 Kepala Keluarga (KK) kena dampak. Lalu di Penghulung Agung, Kecamatan Ampenan sebanyak 35 warga terpaksa dievakuasi ke tempat penampungan sementara.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram, Mahfuddin Noer mengatakan, abrasi menerjang pesisir pantai Ampenan kurang lebih sepanjang 9 kilometer dan telah menyebabkan sejumlah kerusakan rumah warga yang berdekatan dengan pantai. Pihaknya langsung mengambil langkah dengan mengevakuasi warga ke ruamh warga atau keluarga mereka yang terdekat. Sementara di Penghulung Agung, ada 35 warga dievakuasi ke tenda darurat. ” Kita evakuasi ke tenda darurat,” sebutnya.

Pihaknya sudah memastikan kebutuhan logistik warga terpenuhi berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Mataram. Dia mengimbau masyarakat agar tetap waspada dengan kondisi cuaca yang tidak bersahabat belakangan ini.” Kita imbau masyarakat tetap waspada,” imbaunya.(al-03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BRIDA Kota Mataram Umumkan Para Juara LKTI dan Teknologi Tepat Guna 2026

8 Oktober 2026 - 15:57 WITA

Perkuat Keamanan Komunikasi Bali-Nusra, Komlekdam IX/Udayana dan Balmon Denpasar Mantapkan Sinergi

23 September 2026 - 18:14 WITA

IX/Udayana Lepas Satgas Komlek Ke Perbatasan RI-RDTL

21 September 2026 - 20:35 WITA

BADKO HMI Laporkan Kasus Reklamasi Pantai Amahami ke Polda NTB, Dua Wali Kota Bima Disenggol

17 September 2026 - 18:55 WITA

Pastikan Keselamatan Personel, Komlekdam IX/Udayana Cek Instalasi Listrik Rumah Dinas di Kepaon

17 September 2026 - 13:34 WITA

Trending di Daerah