Menu ✖

Mode Gelap
Perangkat Daerah Tuntaskan 100 Persen RUP, Percepat Pengadaan dan Serapan Anggaran Pemprov NTB Andalkan Dana BTT dan Tim Reaksi Cepat Tangani Kerusakan Jalan Pasca Banjir Pemprov NTB Segera Luncurkan Aplikasi Aduan Cepat Kekerasan Perempuan dan Anak Pemprov NTB Mulai Terapkan Work From Home Kencan Berujung Maut, Pria asal Lombok Timur Dikeroyok Hingga Meninggal di Homestay Suranadi Pemprov NTB Matangkan Strategi Graduasi Kemiskinan Ekstrem

Olahraga

KONI Pusat Wanti-wanti Musorprovlub NTB 2026 Bebas Deadlock Demi Nahkoda Baru

badge-check


					Mayjen purn Soedarmo. (Foto : Yar) Perbesar

Mayjen purn Soedarmo. (Foto : Yar)

MATARAM — Wakil Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Mayjen purn. Soedarmo menyampaikan musyawarah olahraga provinsi luar biasa KONI Provinsi NTB merupakan forum yang tertinggi di dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga KONI.
​
Hal ini disampaikan Soedarmo mengingat pelaksanaan Musyawarah Pleno Club pada akhir bulan Agustus kemarin belum mendapatkan ketua umum yang terpilih.

Soedarmo menegaskan, forum tertinggi ini jangan sampai kemudian terjadi sesuatu hal yang kemudian tidak bisa berjalan dengan baik.

“Artinya bahwa terjadi deadlock sehingga dilanjutkan dengan pembentukan caretaker dan hari ini berdasarkan Musyawarah Pleno Club tahun 2026 dalam rangka memilih ketua umum KONI Provinsi Nusa Tenggara Barat,” tegas Soedarmo saat sambutan di Hotel Lombok Raya, Selasa, 13/10/2026.

Ia berharap bahwa Musyawarah Pleno Club ini bisa berjalan dengan lancar, berjalan dengan aman, tertib, dan tentunya bisa mendapatkan calon atau bisa terpilihnya calon ketua umum KONI periode 2026–2030 yang memang betul-betul diinginkan oleh masyarakat olahraga Nusa Tenggara Barat.

Soedarmo tidak lupa mengingatkan bahwa semua yang hadir dalam acara tersebut adalah patriot olahraga, patriot olahraga, patriot olahraga ikut dalam rangka menjunjung tinggi nilai-nilai masalah sportivitas, nilai-nilai kebersamaan, nilai-nilai kekeluargaan, dan dalam rangka untuk membangun olahraga berprestasi di Nusa Tenggara Barat.

“Saya berharap betul-betul Musyawarah Pleno Club hari ini bisa berjalan dengan lancar, tertib, dan aman tanpa ada hal yang tidak diinginkan,” hara Soedarmo.

Ia juga menjelaskan apabila ada keputusan yang sudah ditetapkan oleh pimpinan sidang tetap dan itu tidak bisa diterima oleh salah satu calon yang mungkin belum rezekinya untuk menang, maka ada jalur yang harus ditempuh yaitu pengaduan, mengajukan gugatan ke Badan Arbitrase Keolahragaan Indonesia (BAKI).

“BAKI ini independen, independen jadi tidak ada intervensi dari manapun dan ini ada di bawah Kementerian Olahraga (Kemenpora). Saya benar-benar bahwa kita harus bisa-bisa berpikir dewasa, kita harus bisa berpikir secara nasionalisme,” terangnya.

Pada saat yang sama, Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal dalam sambutan menyampaikan bahwa tidak satupun orang yang tidak ingin PON 2028 sukses. Iqbal berharap, di tengah perbedaan-perbedaan dalam pemilihan adalah semangat untuk mensukseskan PON 2028.

​”Dan inilah kesempatan kita untuk menunjukkan bahwa kalau kita bisa membuat sukses kemarin, maka PON 2028 harus lebih sukses daripada PON sebelumnya,” tegas Iqbal. (AL-04)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Harumkan Dasan Agung, Budi Satria Sabet 6 Emas Porprov 2026

30 September 2026 - 15:09 WITA

NTB Amankan Posisi Tiga Besar Kejurnas Berkuda Memanah

21 September 2026 - 07:09 WITA

Jajal Lapangan Tembak Sembung, 4 Atlet NTB Siap Tingkatkan Performa

6 September 2026 - 21:17 WITA

Vakum 12 Tahun, Perbasasi NTB Kembali Muncul

31 Agustus 2026 - 13:13 WITA

Usai Vakum 12 Tahun, Perbasasi NTB Siap Unjuk Gigi di PON 2028

30 Agustus 2026 - 18:24 WITA

Trending di Olahraga