Menu

Mode Gelap
Perangkat Daerah Tuntaskan 100 Persen RUP, Percepat Pengadaan dan Serapan Anggaran Pemprov NTB Andalkan Dana BTT dan Tim Reaksi Cepat Tangani Kerusakan Jalan Pasca Banjir Pemprov NTB Segera Luncurkan Aplikasi Aduan Cepat Kekerasan Perempuan dan Anak Pemprov NTB Mulai Terapkan Work From Home Kencan Berujung Maut, Pria asal Lombok Timur Dikeroyok Hingga Meninggal di Homestay Suranadi Pemprov NTB Matangkan Strategi Graduasi Kemiskinan Ekstrem

Ekonomi

Lapas Lombok Barat Kirim Satu Set Cukli Karya Warga Binaan

badge-check


					Lapas Lombok Barat Kirim Satu Set Cukli Karya Warga Binaan Perbesar

LOMBOK BARAT – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Lombok Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan warga binaan melalui kegiatan pembinaan di Lapas. Kamis (20/02) kemarin Lapas Lombok Barat melakukan pengiriman produk hasil karya warga binaan berupa 1 (satu) set kursi “Cukli” ke Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Barat.

Kerajinan Cukli ini merupakan salah satu produk unggulan dari hasil dari pembinaan warga binaan Lapas Lombok Barat dibidang meubleair.

“Alhamdulillah hari ini kami mengirim 1 (satu) set paket kursi cukli tipe Luji, produk ini merupakan hasil dari proses produksi yang melibatkan warga binaan secara langsung, mulai dari pemilihan bahan, pencuklian, hingga finishing,” terang Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Murdahim.

Hal ini, lanjut Murdahim, menunjukkan bahwa warga binaan Lapas Lombok Barat memiliki keterampilan dan kreativitas yang dapat diandalkan. Pemesanan produk meubelair ini lanjutnya, akan menjadi bagian dari pemasukan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang akan dilaporkan pada periode bulan Februari 2025. Hal ini sejalan dengan upaya Lapas Lobar untuk mendukung program pemerintah dalam meningkatkan penerimaan negara melalui kegiatan produktif.

Terpisah, Kalapas Lombok Barat, M Fadli menyampaikan apresiasinya atas pencapaian ini. Dirinya bangga bahwa produk karya warga binaan Lapas Lobar kembali mendapatkan kepercayaan dari instansi pemerintah.

“Ini adalah bukti nyata bahwa program pemberdayaan yang kami lakukan membuahkan hasil yang positif, tidak hanya bagi warga binaan, tetapi juga bagi masyarakat dan negara,”tegas Fadli

Kalapas Fadli menambahkan bahwa, hal ini sejalan dengan 13 program akselarasi yang digagas oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto untuk melakukan penguatan dan peningkatan pendayagunaan warga binaan untuk menghasilkan produk UMKM unggul. (AL-03) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

APJATI NTB Dorong Perlindungan dan Skema Biaya PMI di Taiwan

15 Mei 2026 - 14:27 WITA

Pemprov Pastikan Data Tunggal Ekonomi Sosial Nasional Tepat Manfaat

29 April 2026 - 15:59 WITA

Komisi III DPRD NTB Apresiasi Kinerja Bank NTB Syariah : “Kinerja Tumbuh, Fondasi Kuat”

7 April 2026 - 10:05 WITA

Balai Besar POM Mataram Terbitkan 440 Nomor Izin Edar untuk 86 UMKM

4 Maret 2026 - 16:08 WITA

Adira Hadirkan Program UMRAH Untuk Sahabat dan Haji Plus Adira Syariah

3 Maret 2026 - 23:36 WITA

Trending di Ekonomi