MATARAM — Setelah pelaksanaan Musyawarah Pleno Club Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Nusa Tenggara Barat (NTB) pada akhir bulan Agustus kemarin yang belum membuahkan hasil, akhirnya hari ini telah resmi mendapatkan ketua umum terpilih.
Dari dua kandidat yang maju, Mori Hanafi dan Wali Mohan Roliskana (Wali Kota Mataram) menghasilkan total 76 suara. Mohan unggul dengan 45 suara dan Mori meraih 29 suara. Dengan suara tersebut Mohan resmi terpilih menjadi Ketua Umum KONI NTB periode 2026-2030.

Usai ditetapkan sebagai Ketua KONI NTB terpilih, Mohan mengaku bersyukur atas amanah yang diberikan.
Ia menegaskan tidak bisa bekerja sendiri dan mengajak seluruh insan olahraga, termasuk Mori Hanafi untuk bersama-sama membangun prestasi atlet NTB kedepannya.
“Saya butuh bantuan dari banyak pihak untuk membangun olahraga di NTB,” ujar Mohan kepada wartawan, Selasa, 13/10/2026.
Pada kesempatan itu, Mohan menyampaikan telah merancang tahapan kerja kedepan mulai dari pemetaan pada 2026, penguatan pembinaan pada 2027, persiapan PON, hingga evaluasi dan mewujudkan legacy kepengurusan pada 2030.
“Pemetaannya sudah ada, terkait atlet maupun pola pelatda. Nanti akan kami diskusikan kembali untuk mengoptimalkan waktu yang terbatas ini. Kita harus realistis tapi tetap optimistis, bukan hanya sukses di PON, tapi juga pembinaan atlet harus berjalan beririsan,” kata Mohan.
Kendati demikian, Ia memastikan bahwa pemetaan data atlet serta pola latihan daerah (pelatda) sebenarnya sudah ada dan akan segera dimatangkan melalui diskusi intensif.
“Kita dikejar waktu sekarang, tentu masih ada waktu untuk menyelaraskan semua rencana-rencana ke depan. Kami akan berusaha semaksimal mungkin memanfaatkan waktu ini agar lebih efektif,” ungkapnya. (AL-04)













