Menu

Mode Gelap
Perangkat Daerah Tuntaskan 100 Persen RUP, Percepat Pengadaan dan Serapan Anggaran Pemprov NTB Andalkan Dana BTT dan Tim Reaksi Cepat Tangani Kerusakan Jalan Pasca Banjir Pemprov NTB Segera Luncurkan Aplikasi Aduan Cepat Kekerasan Perempuan dan Anak Pemprov NTB Mulai Terapkan Work From Home Kencan Berujung Maut, Pria asal Lombok Timur Dikeroyok Hingga Meninggal di Homestay Suranadi Pemprov NTB Matangkan Strategi Graduasi Kemiskinan Ekstrem

Pendidikan

NTB Tidak Masuk Provinsi dengan Siswa Lulus SNBP 2025 Terbanyak

badge-check


					NTB Tidak Masuk Provinsi dengan Siswa Lulus SNBP 2025 Terbanyak Perbesar

MATARAM — Hasil seleksi penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri (PTN), perguruan tinggi keagamaan Islam negeri, dan vokasi negeri melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025 diumumkan beberapa hari lalu.

Sebanyak 173.028 calon mahasiswa Indonesia berhasil lulus dan berhak untuk ­menempuh pendidikan tinggi di universitas yang dituju. Sisanya 603.487 lainnya belum berhasil. Siswa lulus dalam SNBP 2025 ini hanya sekitar 22 persen dari sebanyak 776.515 total pendaftar pada tahun ini.

SNBP merupakan jalur pertama yang dibuka dalam SNPMB 2025. SNBP telah dimulai sejak 28 Desember 2024 untuk pengumuman kuota sekolah. Selanjutnya, masa sanggah sekolah pada 28 Desember 2024-17 Januari 2025.
SNBP 2025 merupakan jalur yang hanya bisa diikuti siswa kelas terakhir, alias calon/lulusan SMA sederajat pada 2025. Kemudian, siswa kelas terakhir itu masih harus dikurasi untuk masuk sebagai siswa eligible atau unggulan.

Kuota eligible untuk masing-masing sekolah ditetapkan panitia SNPMB 2025 berdasarkan akreditasi. Sekolah akreditasi A mendapatkan kuota peserta eligible sejumlah 40 persen, akreditasi B 25 persen, akreditasi C dan di bawahnya 5 persen. Sekolah yang sudah menerapkan e-rapor selanjutnya mendapatkan kuota eligible tambahan sejumlah 5 persen.

Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB 2025, Eduart Wolok mengatakan, banyak siswa yang tidak lulus karena sistem seleksi dari masing-masing kampus yang ketat. ” Untuk adik-adik yang lulus diharapkan bisa menjadi awal bagi adik-adik semua untuk menjadi semangat. Bagi yang belum berhasil masih ada jalan lain,” katanya dalam konferensi pers d yang ditayangkan via kanal YouTube SNPMB.

Dalam pengumuman SNBP 2025, Provinsi NTB tidak masuk dalam 20 provinsi
dengan siswa paling banyak lulus lewat jalur ini. Bahkan Provinsi NTB kalah dengan Provinsi NTT.

Berikut Daftar Provinsi dengan Siswa Lulus SNBP 2025 Terbanyak :

1. Jawa Timur, peserta 106.236 orang, lulus 27.994 orang
2. Jawa Barat, peserta 125.670, lulus 18.437
3. Jawa Tengah, peserta 94.831, lulus 14.676
4. Sumatera Utara, peserta 56.301, lulus 13.510
5. Aceh, peserta 19.167, lulus 8.427
6. Sulawesi Selatan, peserta 30.523, lulus 7.926
7. Sumatera Barat, peserta 27.362, lulus 6.939
8. Jakarta, peserta 41.422, lulus 5.956
9. Banten, peserta 31.740, lulus 5.039
10. Riau, peserta 24.511, lulus 5.038
11. Sumatera Selatan, peserta 25.163, lulus 5.031
12. Bali, peserta 12.012, lulus 4.773
13. Lampung, peserta 19.608, lulus 4.607
14. Kalimantan Timur, peserta 14.417, lulus 3.742
15. Nusa Tenggara Timur, peserta 12.326, lulus 3.185
16. Kalimantan Barat, peserta 12.888, lulus 3.159
17. D.I. Yogyakarta, peserta 15.334, lulus 3.068
18. Sulawesi Tenggara, peserta 9.150, lulus 2.942
19. Sulawesi Utara, peserta 6.661, lulus 2.801
20. Kalimantan Selatan, peserta 9.503, lulus 2.693. (AL-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

IGI Provinsi NTB Siap Kawal Aspirasi Guru Demi Dukung Sitkamtibmas Kondusif

4 Maret 2026 - 08:05 WIB

Gemilang Center Kirim 27 Pelajar Terbaik NTB Lanjut Studi di AIU Malaysia

4 Maret 2026 - 00:02 WIB

JMSI NTB Dorong Prodi Komunikasi Unram Jadi Pusat Talenta Media Siber Nasional

12 Februari 2026 - 16:49 WIB

Universitas Terbuka Mataram gelar Wisuda Periode I Tahun 2025, 427 Lulusan Siap Berkontribusi untuk Daerah

8 Februari 2026 - 12:12 WIB

Siswa SDN 2 Cakranegara Tampil di Grand Final Olimpiade Nasional CEO 2026

17 Januari 2026 - 21:35 WIB

Trending di Pendidikan