Menu

Mode Gelap
Perangkat Daerah Tuntaskan 100 Persen RUP, Percepat Pengadaan dan Serapan Anggaran Pemprov NTB Andalkan Dana BTT dan Tim Reaksi Cepat Tangani Kerusakan Jalan Pasca Banjir Pemprov NTB Segera Luncurkan Aplikasi Aduan Cepat Kekerasan Perempuan dan Anak Pemprov NTB Mulai Terapkan Work From Home Kencan Berujung Maut, Pria asal Lombok Timur Dikeroyok Hingga Meninggal di Homestay Suranadi Pemprov NTB Matangkan Strategi Graduasi Kemiskinan Ekstrem

Headline

NWDI Ungkap Alasan TGB Keluar dari Perindo, Bukan karena Alasan Politik

badge-check


					TGH Zainul Majdi. (foto: istimewa)

Perbesar

TGH Zainul Majdi. (foto: istimewa)

MATARAM—Pengurus Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) buka suara atas mundurnya TGH Zainul Majdi dari Partai Perindo.

Ketua Pimpinan Wilayah NWDI NTB, TGH Mahalli Fikri mengonfirmasi bahwa Tuang Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi telah pamit dari Partai Perindo. Langkah ini diambil bukan karena alasan politis, melainkan untuk mengikuti sertifikasi dosen, sebagai bagian dari upayanya untuk meningkatkan kapasitas sebagai akademisi dan pimpinan perguruan tinggi.

Saat ini, Ketua Umum NWDI itu menjabat sebagai rektor di Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) NWDI Pancor.

Menurut TGH Mahalli Fikri, sertifikasi untuk mendapatkan gelar profesor mengharuskan peserta untuk tidak terlibat dalam aktivitas politik partisan. “TGB menunjukkan komitmennya dalam meraih gelar Guru Besar, dan langkah ini perlu mendapatkan dukungan penuh dari kita semua,” kata Mahalli Fikri.

Pernyataan ini sekaligus membantah rumor bahwa pengunduran diri TGB dari Perindo terkait dengan dukungan politis dalam pilkada 2024. Menurut Mahalli, rumor politis yang bertebaran itu menandakan pengamatan yang amat dangkal, hanya sekadar seperti mengetahui kulit bawang paling luar saja.
“TGB adalah tokoh nasional. Kami berharap agar semua spekulasi politik lokal tidak lagi mengaitkan beliau,” tambah Mahalli.

Keputusan TGB untuk fokus pada gelar akademis mencerminkan kecintaannya terhadap perjuangan leluhurnya, Maulanasyaikh TGKHM Zainuddin Abdul Madjid. Dengan meninggalkan jabatan politik demi kemajuan NWDI, TGB menegaskan dedikasinya terhadap pendidikan dan pengabdian kepada warisan besar, yakni pendidikan dan keummatan. “Ketahuilah TGB saat ini tengah bersiap untuk meningkatkan kapasitas diri sebagai akedemisi dan pimpinan (Rektor) Perguruan Tinggi. Beliau sedang melangkah dan wajib kita dukung untuk menjadi Guru Besar (Profesor),” tandasnya.(AL-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aspirasi Terealisasi, Pemasangan Batu Sikat Cantikkan Lingkungan Dusun Toro Penujak

14 Agustus 2026 - 12:02 WITA

Waspada! Ancaman Radikalisme Bergeser ke Layar Ponsel, NTB Mulai Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor hingga Literasi Digital

13 Agustus 2026 - 15:52 WITA

Gus Miftah Sampai Kagum, Lautan Manusia di Sangkareang Mataram Panjatkan Doa Kebangsaan Lintas Agama

13 Agustus 2026 - 12:46 WITA

Pemprov NTB Matangkan Persiapan Penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

12 Agustus 2026 - 16:57 WITA

Pemprov NTB & ParTha Siapkan Jurus Jitu Cegahan TPPO

12 Agustus 2026 - 14:24 WITA

Trending di Headline