MATARAM — Pemerintah Kota Mataram melalui Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kota Mataram Tahun Anggaran 2027 terus mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana, dalam Rapat Paripurna dengan DPRD Kota Mataram menyampaikan bahwa RAPBD 2027 dirancang dengan total pendapatan daerah sebesar Rp1,687 triliun lebih dan belanja daerah sebesar Rp1,729 triliun lebih.

“Alokasi pendapatan daerah ini kan kita susun realistis namun tetap optimistis. Kita mengandalkan tiga komponen utama, yaitu Pendapatan Asli Daerah (PAD), pendapatan transfer, serta lain-lain,” kata Mohan, Jum’at, 30/10/2026.
Mohan mengungkap beberapa program prioritas diantaranya, lanjutan pembangunan Gedung Wali Kota, pembangunan sarana dan prasarana pendidikan, peningkatan drainase perkotaan dan jalan, peningkatan sarana dan prasarana perkotaan serta permukiman, hingga penguatan sarana dan prasarana pengelolaan persampahan.
“Peningkatan fasilitas pemerintahan ini merupakan bagian dari pengembangan sarana perkotaan. Kita ingin koordinasi antar instansi semakin cepat sehingga kualitas pelayanan kepada masyarakat bisa terus meningkat,” ungkapnya.
Selain pembangunan infrastruktur, pemerintah juga mengalokasikan anggaran untuk mendukung Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi masyarakat kurang mampu melalui BPJS. Penganggaran tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan pelayanan dasar, sekaligus memastikan masyarakat tetap memperoleh akses terhadap layanan kesehatan.
“Sektor kesehatan, pemerintah hadir menyiapkan anggaran JKN BPJS bagi masyarakat kurang mampu agar mereka mendapatkan kepastian layanan medis,” ujarnya.
Dengan arah kebijakan tersebut, RAPBD 2027 diharapkan menjadi instrumen penting dalam mendukung pembangunan Kota Mataram, memperkuat infrastruktur perkotaan, serta meningkatkan kualitas pelayanan dan kesejahteraan masyarakat. (AL-04)













