Menu

Mode Gelap
Perangkat Daerah Tuntaskan 100 Persen RUP, Percepat Pengadaan dan Serapan Anggaran Pemprov NTB Andalkan Dana BTT dan Tim Reaksi Cepat Tangani Kerusakan Jalan Pasca Banjir Pemprov NTB Segera Luncurkan Aplikasi Aduan Cepat Kekerasan Perempuan dan Anak Pemprov NTB Mulai Terapkan Work From Home Kencan Berujung Maut, Pria asal Lombok Timur Dikeroyok Hingga Meninggal di Homestay Suranadi Pemprov NTB Matangkan Strategi Graduasi Kemiskinan Ekstrem

Hukrim

Polresta Mataram Bubarkan Aksi Balap Liar, 5 Unit Sepeda Motor Modifikasi Diamankan

badge-check


					Polresta Mataram Bubarkan Aksi Balap Liar, 5 Unit Sepeda Motor Modifikasi Diamankan Perbesar

MATARAM – Menindaklanjuti laporan masyarakat melalui layanan Call Center 110, Polresta Mataram bergerak cepat membubarkan aktivitas balap liar di Jalan Dr. Soejono, Lingkar Selatan, Kota Mataram, Sabtu (07/03/2026) sekitar pukul 03.00 WITA.

Pembubaran dilakukan oleh personel Sat Samapta bersama Pamapta setelah menerima laporan warga yang merasa terganggu dengan aktivitas balap liar di kawasan tersebut. Kehadiran polisi di lokasi membuat para pelaku langsung membubarkan diri.

Dalam penertiban tersebut, petugas mengamankan lima unit sepeda motor yang diduga digunakan dalam aksi balap liar. Kendaraan tersebut diketahui tidak standar atau telah dimodifikasi (pretelan) sehingga berpotensi membahayakan keselamatan pengendara maupun pengguna jalan lainnya.

Kapolresta Mataram Kombes Pol. Hendro Purwoko SIK., melalui Kasat Samapta AKP I Nyoman Agus Sugiarta Wiswa, SH.,SIK., membenarkan adanya pengamanan lima unit sepeda motor tersebut.

“Polresta menerima aduan masyarakat melalui Call Center 110 terkait adanya aktivitas balap liar di kawasan tersebut. Mendapat informasi itu, personel langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan pembubaran guna memberikan kenyamanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, pengamanan kendaraan tersebut juga menjadi bentuk edukasi bagi para pemilik kendaraan agar tidak mengulangi perbuatannya. Kendaraan dapat diambil kembali oleh pemiliknya dengan syarat membawa kelengkapan surat-surat kendaraan, mengembalikan kondisi motor ke standar, serta membuat surat pernyataan tidak mengulangi kegiatan serupa.

“Langkah ini sebagai bentuk pembinaan sekaligus edukasi agar para pemilik kendaraan tidak kembali melakukan aktivitas yang dapat mengganggu kamtibmas,” jelasnya.

Polresta Mataram juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah aktif memberikan informasi melalui layanan 110 sehingga potensi gangguan keamanan dapat segera ditangani. (AL-03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kafe Putri Diduga Jual Minol Berkadar Tinggi, NCW NTB Pertanyakan Ketegasan Pemda Lombok Barat

9 April 2026 - 20:57 WIB

Penggerebekan di Ampenan, Polisi Amankan 9 Pria dan BB Shabu

9 April 2026 - 13:20 WIB

Polda NTB Kantongi Titik Perjudian Omset Besar di Mataram, Operasi Segera Digelar

9 April 2026 - 12:46 WIB

Diduga Gelapkan BPKB Mobil Rp90 Juta, Pria di Lombok Barat Diamankan Polisi

8 April 2026 - 07:24 WIB

Tiga Muda-mudi di Narmada Digerebek Polisi Saat Asyik Pesta Shabu

7 April 2026 - 06:20 WIB

Trending di Hukrim