MATARAM — Kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (KPN) II provinsi NTB periode Juni-September 2026 angkatan 13 resmi berakhir.
Kegiatan KPN ditutup di Wisma Tambora BPSDMD NTB, Sabtu, 26/9/2026.

Mewakili peserta dalam sambutan, Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Provinsi NTB, Jamaludin Maladi, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukanlah hanya proses pendidikan untuk memperoleh kompetensi namun bertujuan merubah cara pandang dalam bekerja.
“Kita diajarkan untuk berpikir kritis, membangun jejaring dengan para peserta dari berbagai daerah di NTB,” kata Jamaludin.
Selain itu, Sekretaris Utama Lembaga Administrasi Negara (LAN RI), Andi Taufik, mengungkapkan, bahwa pelaksanaan PKN memiliki standar nasional yang jelas.
“Ada lima kategori kelulusan antara lain, tidak lulus, ditunda kelulusan, lulus predikat baik, memuaskan, dan sangat memuaskan,” kata Andi.
Andi juga menegaskan bahwa, pemimpin yang hebat adalah Dia yang dapat menghindari konflik.
“Kegiatan ini harus diterjemahkan sebagai bagian dari perubahan cara pandang dan tindakan kita terhadap jabatan yang dimiliki,” tegas Andi.
Ia juga berharap agar peserta tidak menganggap kegiatan ini hanya untuk mendapatkan sertifikat saja, tetapi untuk membentuk pemimpin yang adaptif.
“Saya harap, setelah pulang ke instansi masing-masing, silahkan bangun karya-karya nyata melalui perubahan dan inovasi,” tutup Andi.
Sebagai tambahan informasi, dalam kegiatan tersebut ada 5 peserta yang mendapat predikat memuaskan. Berikut adalah daftar nama-nama tersebut:
1. Peringkat 5, H. Jamaluddin, S.Sos., M.T. (Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat)
2. Peringkat 4, Dra. Baiq Mustikadwi Adni (Pemerintah Kabupaten Lombok Barat)
3. Peringkat 3, Miftahur Rahman, S.T., M.T. (Kota Mataram)
4. Peringkat 2, dr. Carlof, M.Kes. (Kabupaten Sumbawa Barat)
5. Peringkat 1, Dr. Dedy Hari Wibowo (Pemerintah Kabupaten Sumbawa).
Adapun keseluruhan dari peserta yang lulus dalam kegiatan tersebut berjumlah 60 orang. (AL-04)













