Menu

Mode Gelap
Perangkat Daerah Tuntaskan 100 Persen RUP, Percepat Pengadaan dan Serapan Anggaran Pemprov NTB Andalkan Dana BTT dan Tim Reaksi Cepat Tangani Kerusakan Jalan Pasca Banjir Pemprov NTB Segera Luncurkan Aplikasi Aduan Cepat Kekerasan Perempuan dan Anak Pemprov NTB Mulai Terapkan Work From Home Kencan Berujung Maut, Pria asal Lombok Timur Dikeroyok Hingga Meninggal di Homestay Suranadi Pemprov NTB Matangkan Strategi Graduasi Kemiskinan Ekstrem

Headline

Desa Sesaot Bersama Mahasiswa KKP UIN Mataram Gelar Acara Pendampingan Desa Ramah Lingkungan dan Anak

badge-check


					Desa Sesaot Bersama Mahasiswa KKP UIN Mataram Gelar Acara Pendampingan Desa Ramah Lingkungan dan Anak Perbesar

Lombok Barat NTB – Mahasiswa KKP UIN Mataram yang ditempatkan di Desa Sesaot Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat bersinergi dengan Pemerintahan Desa dalam
Pelatihan dan Pendampingan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak ( DRPPA). Acara ini berlangsung di gedung Balai Desa Sesaot pada hari Kamis ( 10/08), yang di hadiri oleh Kepala Desa Sesaot Yuni Hari Seni, Spd beserta jajaran, puluhan warga Desa, perwakilan pejabat kampus d diantaranya Ketua Panitia Penyelenggara KKP 2023 Prof. Atun Wardatun, Ma. Ph.D, sekaligus Ketua LP2M, Dr. Muhammad Sa’i, MA Sekretaris LP2M, Dr. Nikmatullah, MA (kepala Pusat Study Gender dan Anak ), Dr. Emawari, M.Ag. ( kepala Pusat Penelitian dan Publikasi Ilmiah). Acara kali ini disambut hangat oleh puluhan warga Desa Sesaot yang hadir dan memberikan pertanyaan – pertanyaan kritis terkait dengan masalah perempuan dan anak.

Dalam kesempatan ini
Kades Desa Sesaot YUNI HARI SENI Spd mengatakan dirinya mewakili Desa Sesaot menyambut baik anak-anak KKP UIN Mataram yang berada di desanya saat ini , ” Desa Sesaot adalah desa yang terpilih dari 10 Desa di Lombok Barat yang di tunjuk untuk menjadi Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak ( DRPPA). Maka dari itu kami membentuk Relawan SAPA ( Sahabat Perempuan dan Anak) yang terdiri dari semua unsur diantaranya Kadus, PKK, Karangtaruna, Bhabinkamtibmas serta Bhabinsa. Tupoksinya adalah melakukan sosialisasi ke masyarakat desa untuk pencegahan beberapa program diantaranya pencegahan anti narkoba, pencegahan perkawinan dini, penanganan ODGJ ( orang dengan gangguan jiwa) dan banyak lagi program yang lain, ” terang Yuni.

Lanjutnya,
Anak anak Mahasiswa KKP UIN Mataram selama empat puluh lima hari ini kita ajak untuk bersinergi turun langsung kemasyarakat bersama Relawan SAPA untuk turun memberikan penyuluhan beberapa program termasuk pengaruh Gadget media sosial ( handphon) yang di gunakan oleh anak – anak. Memang jaman milenial sekarang ini tidak lepas dari pengaruh media sosial, maka dari itu kami serius melakukan sosialisasi ke para orang tua anak dan di sekokah – sekolah serta sampai pada Pendidikan Anak Usia Dini ( PAUD).

Pesan bagi adik adik KKP dari PROKER ( Program kerja ) nya yang sudah di jalankan dengan baik kami apresiasi.

 

Sedangkan untuk management Kampus UIN kami harapkan kerjasama berkelanjutan pada anak-anak KKP agar desa kami tersentuh oleh mahasiswa atau kaum intelektual calon pemimpin bangsa agar informasi positif desa kami bisa terangkat, sedangkan yang negatif bisa di minimalisir dan dirubah menjadi baik, terang Kades.

Dalam kesempatan yang sama
Ketua Panitia Penyelenggara KKP UIN Mataram 2023 Prof. Atun Wardatun melalui Dr. Nikmatullah, MA saat di wawancarai wartawan media ini mengatakan, ” Apa yang kita lakukan pada konteks sekarang ini, kami di PSGA ( Pusat Studi Gender dan Anak) melihat ada potensi yang kami kolaborasikan dengan program kami bersama dengan Desa Sesaot yang terpilih menjadi Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak ( DRPPA) maka dari itu anak-anak mahasiswa yang kami tempatkan disini kita terjunkan langsung kemasyarakat agar mereka mendapatkan pengalaman riil di lapangan agar menjadi bekal dirinya setelah lulus nanti,” jelasnya.

Dr. H. Muh. Sai, Mag Sekretaris LP2 M ( Lembaga Penelitian Pengabdian Pada Masyarakat) UIN Mataram memaparkan, KKP ini adalah kegiatan rutin yang kami lakukan dan ini kami akan evaluasi setiap tahun. Kami juga bekerjasama dengan Pemda Lombok Barat dan yang lain untuk program berkelanjutan pada mahasiswa KKP kami.

Kita selalu berpesan kepada seluruh mahasiswa KKP meskipun hanya empat puluh lima hari berada di desa-desa agar dimanfaatkan sebaik mungkin moment tersebut dengan serius agar menjadi bekal dan manfaat untuk dirinya, tutupnya. (AL-04)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

393 Jemaah Calon Haji LOP 1 Siap Menuju Tanah Suci Hari Rabu

21 April 2026 - 17:11 WITA

Pemprov NTB Gandeng Yayasan Australia Menyasar 5000 Penderita Sakit Mata

21 April 2026 - 15:31 WITA

Jepang Antusias Jajaki Kerjasama Dengan NTB

21 April 2026 - 12:22 WITA

Mantan Sekdis Dikbud Lotim Dituntut 7 Tahun Penjara, Direktur PT Temprina 8 Tahun

21 April 2026 - 11:35 WITA

Aruna Senggigi Perkenalkan Mandura Multifunction dalam Acara Halalbihalal Bersama Media, EO & WO

20 April 2026 - 16:26 WITA

Trending di Headline