Menu ✖

Mode Gelap
Perangkat Daerah Tuntaskan 100 Persen RUP, Percepat Pengadaan dan Serapan Anggaran Pemprov NTB Andalkan Dana BTT dan Tim Reaksi Cepat Tangani Kerusakan Jalan Pasca Banjir Pemprov NTB Segera Luncurkan Aplikasi Aduan Cepat Kekerasan Perempuan dan Anak Pemprov NTB Mulai Terapkan Work From Home Kencan Berujung Maut, Pria asal Lombok Timur Dikeroyok Hingga Meninggal di Homestay Suranadi Pemprov NTB Matangkan Strategi Graduasi Kemiskinan Ekstrem

Headline

MotoGP Mandalika 2026 Targetkan Dampak Ekonomi Rp 5 Triliun, UMKM Lokal Siap Dilibatkan

badge-check


					MotoGP Mandalika 2026 Targetkan Dampak Ekonomi Rp 5 Triliun, UMKM Lokal Siap Dilibatkan Perbesar

MATARAM — Dalam rangka pengamanan penyelenggaraan event MotoGP Series ke 18, Polda NTB melaksanakan Latihan Pra Operasi (Latpraops). Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Lombok Raya, Rabu, 30/1/2026.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakapolda NTB, General Manager (GM) The Mandalika, I Made Pari, dan jajaran kepolisian se-pulau Lombok.

Pari (sapaan akrabnya) menjelaskan bahwa kegiatan nantinya terbagi menjadi dua yaitu race dan non-race.

Untuk race sendiri dilakukan sebelum pelaksanaan acara berlangsung yaitu saat sesi penjualan tiket dan konfirmasi tiket ketika di lokasi acara.

Sedangkan non-race yaitu untuk menentukan area ketika tiket tidak bisa dipindahtangankan atau tidak berlaku lagi.

“Kedua hal ini penting nantinya untuk meminimalisir pemalsuan tiket,” kata Pari dalam laporannya.

Pari melanjutkan, untuk kegiatan opening seremoni, mempersiapkan bapak presiden hadir. Akan ada lagu Indonesia Raya yang akan dinyanyikan Nikita Becker dan diiringi oleh rangkaian kegiatan pentas budaya dengan nuansa perjuangan.

“Nanti akan menghadirkan tari perang, mulai dari yang ada di NTB, Bali, NTT, Maluku, Minahasa dan Papua,” lanjut Pari.

Berkaitan dengan UMKM, akan ada 600 yang disiapkan antara lain, UMKM Grand Stand, Festival Zone, Nusantara Zone dan UMKM Dinas. Adapun yang UMKM masyarakat lokal masuk dalam UMKM di bawah binaan Kabupaten/Kota masing masing.

“Nanti pembagiannya ada tiga, ada UMKM binaan ITDC, UMKM binaan Kabupaten/Kota. Jadi untuk masyarakat yang bertanya soal dimana masuknya untuk UMKM, jawabannya di Kabupaten/Kota masing masing,” ungkap Pari.

Pada kesempatan itu juga, Pari menjelaskan adanya 10 potensi kerawanan yang mungkin akan menjadi persoalan saat berlangsungnya acara.

Adapun potensinya seperti, Permasalahan klaim lahan, Tuntutan Keterlibatan Transportasi lokal & pengusaha Bus, Bentrok taxi online dan konvensional, Rekrut Volunteer, Pelibatan UMKM, Pembakaran lahan, Parkir liar/dadakan, Harga kamar, Kemarau, debit sumur dan bendungan, Demontras, Terorisme, Populasi anjing liar, Tumpukan sampah sepanjang jalan menuju Mandalika, Kemacetan di pelabuhan dan bandara, dan Kelangkaan BBM dan Batubara,” ungkap Pari.

Sebelum menutup laporannya, Pari berharap bahwa adapun target pendapatan yang bisa dihasilkan dari kegiatan MotoGP 2026 adalah 5 triliun.

“2024 kita dapat 4,48 Triliun, sedangkan 2025 4,96 Triliun, dan harapannya tahun ini 5 Triliun,” harap Pari. (AL-04)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Yanuar Mulai Jalani Pemeriksaan Imigrasi Myanmar untuk Kepulangan

30 September 2026 - 17:07 WITA

Dugaan Penimbunan Mencuat di Balik Kelangkaan dan Lonjakan Harga Semen di NTB

30 September 2026 - 16:34 WITA

Puluhan Personel Gabungan dan Alat Canggih Mabes Polri Diterjunkan Amankan MotoGP Mandalika

30 September 2026 - 14:56 WITA

NTB Perkuat Kerja Sama Antar Daerah dengan Lampung

29 September 2026 - 23:10 WITA

Bom Meledak di Tengah Simulasi MotoGP Mandalika

29 September 2026 - 21:59 WITA

Trending di Headline