MATARAM — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi NTB, Nadirah Al Habsyi mendorong adanya sistem pemilu dapat memberikan ruang yang adil khususnya untuk partai kecil seperti PBB.
Menurut Nadirah, suara-suara masyarakat yang menjadi pemilih partai kecil dapat terakomodir dengan baik. “Mudah-mudahan pemerintah bisa melakukan hal-hal yang cerdas supaya suara-suara masyarakat dalam memberikan hak pilih dapat diakomodir,” ujar Nadirah kepada wartawan, Selasa, 15/9/2026.

Pada sisi yang lain, Nadirah menekankan bahwa persoalan dualisme partai PBB yang sebelumnya terjadi dinamika sudah selesai. Oleh karena itu, menurut Nadirah pemuda tidak perlu khawatir untuk bergabung ke partai.
“Pada saat sekarang baik dari pusat sampai daerah kami tetap solid, soal dualisme sudah tidak ada masalah lagi,” ungkap Nadirah.
Untuk memperkuat posisi partai di NTB, menurut Nadirah, perwakilan pemuda khususnya perempuan di Partai Bulan Bintang (PBB) menjadi program prioritas partai.
“Saat ini pemilih perempuan lebih banyak dari laki-laki, karena itu partai PBB membuka karpet merah bagi pemuda khusus perempuan untuk menjadi bagian dari partai PBB,” ungkap Nadirah.
Nadirah juga mengatakan bahwa PBB adalah partai yang terbuka. Ia menyebut PBB di provinsi NTB untuk 10 kabupaten dan kota sudah terbentuk, dan pada saat ini kita sedang update kepenggurusan dan partisipan di semua tingkat.
“Alhamdulillah sudah terpenuhi, tinggal tunggu SK DPAC tingkat desa dan kelurahan,” tambah Nadirah selaku Ketua DPW PBB NTB. (AL-04)













