Menu

Mode Gelap
Perangkat Daerah Tuntaskan 100 Persen RUP, Percepat Pengadaan dan Serapan Anggaran Pemprov NTB Andalkan Dana BTT dan Tim Reaksi Cepat Tangani Kerusakan Jalan Pasca Banjir Pemprov NTB Segera Luncurkan Aplikasi Aduan Cepat Kekerasan Perempuan dan Anak Pemprov NTB Mulai Terapkan Work From Home Kencan Berujung Maut, Pria asal Lombok Timur Dikeroyok Hingga Meninggal di Homestay Suranadi Pemprov NTB Matangkan Strategi Graduasi Kemiskinan Ekstrem

Hukrim

Polda NTB Berhasil Amankan 42 Pelaku Premanisme dalam 7 Hari

badge-check


					Polda NTB Berhasil Amankan 42 Pelaku Premanisme dalam 7 Hari Perbesar

MATARAM – Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) terus menunjukkan komitmennya dalam memberantas aksi premanisme melalui pelaksanaan Operasi Pekat II Rinjani 2025. Selama sepekan pelaksanaan operasi ini, Polda NTB bersama jajaran Polres berhasil mengamankan sebanyak 42 orang terduga pelaku premanisme di berbagai wilayah.

Evaluasi hasil operasi yang digelar setelah tujuh hari pelaksanaan ini mengungkap bahwa dari total 42 orang yang diamankan, 16 di antaranya masuk dalam kategori Target Operasi (TO), sementara 26 lainnya merupakan pelaku non-TO yang tertangkap saat operasi berlangsung.

“Selama tujuh hari pelaksanaan Operasi Pekat II Rinjani 2025, puluhan orang berhasil diamankan dan akan diproses melalui penegakan hukum,” ungkap Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., dalam keterangannya.

Operasi ini bertujuan untuk mencegah, mengantisipasi, serta menindak berbagai bentuk aksi premanisme yang meresahkan masyarakat. Dalam pelaksanaannya, Operasi Pekat II melibatkan tiga satuan tugas (satgas) utama.

Pertama, Satgas Deteksi, yang bertanggung jawab dalam mendeteksi potensi gangguan, melakukan identifikasi, penilaian, serta pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket).
Kedua, Satgas Gakkum, yang bertugas melakukan tindakan hukum tegas terhadap pelaku premanisme dan gangguan kamtibmas.
Dan ketiga, Satgas Banops, yang berperan dalam mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan tugas seluruh personel selama operasi berlangsung.

Dengan capaian ini, Polda NTB menegaskan keseriusannya dalam menciptakan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat. Operasi Pekat II Rinjani akan terus dilanjutkan untuk menekan angka kriminalitas, khususnya aksi premanisme yang kerap meresahkan warga.

“Penindakan terhadap para pelaku bukan hanya soal penangkapan, tetapi juga bagian dari upaya menciptakan efek jera dan membangun kesadaran hukum di tengah masyarakat,” tutup Kombes Pol. Kholid. (AL-03) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dugaan Administrasi Bermasalah, Frienky Lapor ke Polda NTB

14 April 2026 - 11:03 WIB

Penggerebekan di Ampenan, Polisi Amankan 9 Pria dan BB Shabu

9 April 2026 - 13:20 WIB

Polda NTB Kantongi Titik Perjudian Omset Besar di Mataram, Operasi Segera Digelar

9 April 2026 - 12:46 WIB

Diduga Gelapkan BPKB Mobil Rp90 Juta, Pria di Lombok Barat Diamankan Polisi

8 April 2026 - 07:24 WIB

Tiga Muda-mudi di Narmada Digerebek Polisi Saat Asyik Pesta Shabu

7 April 2026 - 06:20 WIB

Trending di Hukrim