Menu

Mode Gelap
Perangkat Daerah Tuntaskan 100 Persen RUP, Percepat Pengadaan dan Serapan Anggaran Pemprov NTB Andalkan Dana BTT dan Tim Reaksi Cepat Tangani Kerusakan Jalan Pasca Banjir Pemprov NTB Segera Luncurkan Aplikasi Aduan Cepat Kekerasan Perempuan dan Anak Pemprov NTB Mulai Terapkan Work From Home Kencan Berujung Maut, Pria asal Lombok Timur Dikeroyok Hingga Meninggal di Homestay Suranadi Pemprov NTB Matangkan Strategi Graduasi Kemiskinan Ekstrem

Hukrim

Selundupkan Ganja Rp 9,5 Kilogram, Perempuan Asal Aceh Ditangkap

badge-check


					Pelaku penyelundupan ganja 9,5 Kg asal Aceh saat diamankan di Polda NTB. (foto istimewa) Perbesar

Pelaku penyelundupan ganja 9,5 Kg asal Aceh saat diamankan di Polda NTB. (foto istimewa)

MATARAM–Direktorat Reserse Narkoba (Dit Resnarkoba) Polda NTB berhasil mengungkap penyelundupan narkotika jenis ganja seberat 9,5 kilogram (Kg).

Ganja itu diselundupkan seorang perempuan bernama Yani (37 tahun) asal Gampong Pulo Batee, Desa Pulo Batee, Kecamatan Glumpang Tiga, Kabupaten Aceh. Pelaku ditangkap di Lembar, Lombok Barat Minggu (2/4/2023) sekitar pukul 17.00 WITA.

Direktur Resnarkoba Polda NTB Deddy Supriadi menjelaskan, rencananya ganja itu akan diserahkan ke seseorang begitu tiba di Lombok. Akan tetapi, pelaku tidak mengetahui dengan siapa orang akan menjadi temannya transaksi. Dia hanya diminta mengantarkan barang haram itu.
Yani menerima upah sebesar Rp 20 juta jika transaksi berhasil ditambah uang transportasi Rp 4 juta. ” Tersangka dikendalikan dari Sumatera,” terang Deddy.

Tersangka membawa ganja itu dari Aceh ke Lombok menggunakan jalur darat. Dari Aceh menuju NTB, tersangka menempuh perjalanan selama 7 hari menggunakan kendaraan bus. Modusnya ganja itu disembunyikan di dalam dua jerigen berwarna putih bertuliskan kecap asin. Ganja itu dibungkus plastik lalu dimasukkan ke dalam jerigen. Setelah itu, baru dimasukkan kecap asin. ” Sekilas, memang tidak terlihat,” bebernya.

Tersangka saat dimintai keterangan mengatakan, ia nekad menjadi kurir narkotika karena kebutuhan ekonomi. Serta memiliki tanggungan empat orang anak. “Baru pertama kali ini, sebelumnya tidak pernah,” aku pelaku. (AL-05)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tiga Remaja Diserang Belasan Orang Tak Dikenal di Jalan Airlangga, Korban Mengalami Luka Berat

19 April 2026 - 15:59 WITA

Cekcok Keluarga Berujung Tragis di Gunungsari, Polisi Amankan Terduga Pelaku

19 April 2026 - 11:07 WITA

Dugaan Administrasi Bermasalah, Frienky Lapor ke Polda NTB

14 April 2026 - 11:03 WITA

Penggerebekan di Ampenan, Polisi Amankan 9 Pria dan BB Shabu

9 April 2026 - 13:20 WITA

Polda NTB Kantongi Titik Perjudian Omset Besar di Mataram, Operasi Segera Digelar

9 April 2026 - 12:46 WITA

Trending di Hukrim