Menu ✖

Mode Gelap
Perangkat Daerah Tuntaskan 100 Persen RUP, Percepat Pengadaan dan Serapan Anggaran Pemprov NTB Andalkan Dana BTT dan Tim Reaksi Cepat Tangani Kerusakan Jalan Pasca Banjir Pemprov NTB Segera Luncurkan Aplikasi Aduan Cepat Kekerasan Perempuan dan Anak Pemprov NTB Mulai Terapkan Work From Home Kencan Berujung Maut, Pria asal Lombok Timur Dikeroyok Hingga Meninggal di Homestay Suranadi Pemprov NTB Matangkan Strategi Graduasi Kemiskinan Ekstrem

Headline

Ekspor NTB Melonjak Tajam Hingga 296 Persen, Tembus US$ 1,69 Miliar di Agustus 2026

badge-check


					Ekspor NTB Melonjak Tajam Hingga 296 Persen, Tembus US$ 1,69 Miliar di Agustus 2026 Perbesar

MATARAM — Kinerja perekonomian Nusa Tenggara Barat (NTB) menunjukkan tren positif yang signifikan. Hal ini tertuang dalam Berita Resmi Statistik (BRS) yang disampaikan oleh Kepala BPS Provinsi NTB Dr. Drs. H. Wahyudin, M.M., di Aula Tambora Kantor BPS NTB, Kamis (01/10/2026),

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTB mencatat nilai ekspor daerah sepanjang Januari hingga Agustus 2026 menembus angka US$ 1,69 miliar atau melonjak tajam hingga 296,28 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Capaian impresif ini mempertegas penguatan neraca perdagangan luar negeri NTB, di mana nilai ekspor khusus bulan Agustus 2026 sendiri menyentuh US$ 172,92 juta (naik 68,41 persen YoY), sementara nilai impor berhasil ditekan hingga turun 95,22 persen YoY menjadi US$ 0,81 juta.

Pertumbuhan positif juga membayangi sektor pariwisata dan konektivitas daerah. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang pada bulan Agustus 2026 naik menjadi 51,79 persen, dengan total kedatangan wisatawan mancanegara melalui Bandara Internasional Lombok (BIZAM) meningkat 4,40 persen secara bulanan mencapai 9.437 orang.

Pada moda transportasi laut, arus kedatangan dan keberangkatan penumpang masing-masing tumbuh 3,61 persen dan 7,68 persen, disertai kenaikan pembongkaran logistik sebesar 20,08 persen.

Geliat ekonomi di tingkat produsen juga tetap terjaga. Nilai Tukar Petani (NTP) NTB berada pada level aman di angka 128,63 (di atas ambang batas 100), disokong oleh tingginya daya beli di subsektor hortikultura (175,39), tanaman pangan (126,59), peternakan (118,99), perikanan (112,80), dan perkebunan rakyat (112,33).

Secara umum, tingkat inflasi di NTB pada September 2026 tercatat terkendali sebesar 0,36 persen (m-to-m) dan 2,72 persen (y-to-d). (AL-03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Qariah NTB Khairunnisa Wakili Indonesia di MTQ Internasional

2 Oktober 2026 - 18:33 WITA

Berikan Kepastian Hukum, Kantah Lombok Tengah Serahkan 135 Sertipikat PTSL ke Warga Desa Bilebante

2 Oktober 2026 - 13:12 WITA

Bangunan Pedagang di Monjok Barat Ditertibkan, Fungsi Jalan dan Bantaran Kali Bakal Dikembalikan

1 Oktober 2026 - 20:38 WITA

Yanuar Mulai Jalani Pemeriksaan Imigrasi Myanmar untuk Kepulangan

30 September 2026 - 17:07 WITA

Dugaan Penimbunan Mencuat di Balik Kelangkaan dan Lonjakan Harga Semen di NTB

30 September 2026 - 16:34 WITA

Trending di Headline